Senin
19 Oktober 2026 | 11 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto: Haram Hukumnya Kader PDIP Sakiti Hati Rakyat

pdip-jatim-hasto-pandan-wangi

SUKABUMI – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto minta para kader PDIP yang telah menduduki jabatan politik maupun yang akan berjuang agar tak pernah sekalipun melukai hati rakyat.

“Kita partai yang menangis dan tertawa bersama rakyat,” kata Hasto saat menghadiri Konsolidasi dan temu kader PDIP Sukabumi di Hotel Augusta, Jumat (8/2/2019).

“Haram hukumnya bagi setiap anggota legislatif, bagi setiap petugas partai, bagi setiap pimpinan partai menyakiti hati rakyat, mengapa, karena PDI Perjuangan bisa eksis sampai sekarang,” tegasnya.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf Amin itu lalu mengulas sejarah panjang PDIP dalam menghadapi berbagai rintangan saat orde baru.

“Kita pernah tidak ikut pemilu tahun 97, pernah kongres kita diintervensi menjegal kepemimpinan Ibu Mega pada tahun 93 di Sukolilo,” kenang Hasto.

Tak hanya itu, Hasto menjelaskan, kantor PDI Perjuangan –dulu masih bernama PDI– juga pernah diserang massa hingga rusak pada 27 Juli 1996.

Namun, ia menegaskan kejadian-kejadian di masa lalu tak membuat PDIP gentar dan tetap bertahan hingga kini PDI Perjuangan tetap bertahan.

“Artinya kita punya api perjuangan, kita punya roh ideologi yang namanya Pancasila,” jelas Hasto.

Meski demikian, Hasto meminta kader PDIP tak jemawa meski partai berlambang banteng itu menduduki posisi partai besar di Indonesia.

Dia ingin seluruh kader terus memperbaiki diri menjadi yang lebih baik. “Kita terus menyempurnakan diri. Kita terus melakukan kritik dan otokritik,” tuturnya.

Dalam rangkaian Safari kebangsaan VII di Jawa Barat ini, sebelumnya Hasto dan rombongan bertemu para petani pandan wangi di Cianjur.

Hasto mengatakan, pihaknya sangat merasa terhormat bertemu dan berdialog dengan para petani. Sebagaimana Bung Karno juga terinspirasi ideologi marhaenisme juga dari petani.

“Politik itu bukan nanam-nanam di atas, menjadi elit. Politik itu ada di bawah bersama bapak semuanya,” ujarnya.

Dia menambahkan, figur capres nomor urut 01 Jokowi mengakui betul bahwa kekuasaannya berasal dari rakyat. Oleh sebab itu, Hasto menegaskan Jokowi tak pernah menyakiti rakyatnya, termasuk para petani.

“Enggak pernah, tradisi menempeleng enggak punya dimiliki Pak Jokowi, enggak ada. Apalagi menyakiti rakyat, enggak ada,” ucapnya.

Karena itulah menghadapi pemilu pihaknya memohon bantuan petani agar pemilu berjalan damai.

“Karena berasal dari rakyat biasa Kiai Ma’ruf Amin juga berasal dari kalangan bawah, dari ulama biasa, kemudian beliau menjadi anggota DPRD, beliau berjuang akhirnya diterima kepemimpinannya karena mengayomi masyarakat kecil,” ungkap Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run 2026, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...
KRONIK

Apresiasi Penampilan Karya Siswa SR, Bupati Ipuk: Kami Bangga Menyaksikannya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas perkembangan siswa Sekolah Rakyat (SR) ...
KRONIK

Lulus Sekolah Pra-Pratama, Gen-Z Temukan Passion Perjuangan di PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Pelatihan Sekolah Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Palm Surabaya pada 17–18 Oktober 2026 ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Bantuan Renovasi Rumah untuk 25 Warga Pulau Raas

SUMENEP – Sebanyak 25 warga di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dana rehabilitasi rumah ...
HEADLINE

Tuntas Pelatihan AI, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Naik Level Pratama

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sukses menyelenggarakan pelatihan kaderisasi tingkat Pra-Pratama berbasis ...
LEGISLATIF

Diana Sasa Bawa Pesan “Jalan Baik, Ekonomi Bangkit” dalam Sosialisasi Kedewanan

MAGETAN — Pembangunan infrastruktur memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat. ...