Jumat
28 Agustus 2026 | 5 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dukung UGM, PDIP: Nobel Perdamaian untuk NU dan Muhammadiyah Sangat Relevan

pdip-jatim-hasto-ket-pers1

JAKARTA – PDI Perjuangan mendukung langkah Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta yang berupaya memperjuangkan pemberian nobel perdamaian kepada ormas Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Bung Karno dalam merancang naskah awal pembukaan UUD 1945 pastinya memperhatikan perjuangan dan semangat dalam melaksanakan ketertiban dunia.

Terdiri dari kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial yang merupakan implementasi dari Pancasila.

“Inilah semangat membangun persaudaraan dunia di mana Pancasila hadir sebagai solusi atas jalan tatanan dunia baru tersebut,” kata Hasto dalam keterangannya, kemarin.

Dasar seluruh filsafat yang membawa kemerdekaan Indonesia dan demi mewujudkan persaudaraan dunia itu, lanjut Hasto, tidak terlepas dari keteladanan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia yakni NU dan Muhammadiyah.

“Kedua organisasi ini menjadi pelopor dalam membangun sintesa yang sempurna antara Islam dan Pancasila, Pancasila dan Islam,” jelas dia.

Jargon nasionalisme sebagian dari Iman dalam NU, sebut Hasto, menjadikan Pancasila sebagai dasar, jiwa, dan kepribadian bangsa sangat diakui. Sebagaimana menyatunya tradisi kebudayaan masyarakat Indonesia, pendidikan pesantren yang unik dan khas nusantara, serta mekanisme untuk melakukan musyawarah dalam menghadapi berbagai persoalan mendasar bangsa.

Sama halnya dengan Muhammadiyah yang dengan semangat Islam berkemajuan untuk kemaslahatan umat, berdakwah melalui bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan gerak ekonomi kerakyatan, menurut Hasto, menjadi contoh kemajuan peradaban Indonesia. “PDI Perjuangan percaya, dengan tradisi keislaman yang membangun watak dan jati diri bangsa, maka pemberian nobel perdamaian tersebut sangat relevan. Mengingat peran Muhammadiyah dan NU dalam mewujudkan Islam yang toleran, damai, dan menjadi inspirasi bagi dunia,” pungkas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...