Senin
19 Oktober 2026 | 2 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seperti Ini, Cara Berpikir Investor Politik

pdip-jatim-220321-kader-nasional-hasto-1

PASURUAN – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyikapi klaim adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo yang mengatakan telah mengeluarkan Rp 52 miliar untuk kampanye Joko Widodo di Pilgub DKI Jakarta tahun 2012 lalu.

Hasto menegaskan, urusan menjadi pemimpin itu adalah urusan rakyat. Orang-orang yang mengklaim memberi pembiayaan seperti Hashim adalah cara berpikir investor politik.

“Yang mereka klaim ‘saya yang biayai’- itu adalah cara berpikir investor politik. Kita bergotong royong memeras keringat karena kita yakin Bapak Jokowi adalah orang baik. Itu yang menentukan. Bukan modal kapital yang setelah menjabat investasinya diharap kembali, lalu mengontrol migas, industri senjata, pupuk,” kata Hasto.

Pernyataan itu dia sampaikan di hadapan ratusan kader Partai dalam konsolidasi DPC PDIP Kabupaten dan Kota Pasuruan, Sabtu (26/1/2019). Acara dilaksanakan sebagai rangkaian Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Beda dengan Hashim, lanjut Hasto, sebab kader PDIP berjuang karena keyakinan bahwa perjuangan tidak akan sia-sia. Dan karena kerja keras itu, walau difitnah lewat tabloid Obor Rakyat pada 2014, Jokowi tetap dipilih rakyat menjadi presiden.

“Kalau mikirnya investor politik, maka harapannya bisa mengembalikan modal. Beda dengan Pak Jokowi yang tak pernah urus-urus soal minyak. Anaknya saja jualan pisang. Perjuangan kita tak sia-saia karena kita mendukung orang baik seperti Pak Jokowi,” ulasnya.

Lebih jauh, Hasto mengatakan kerja pemenangan di Pemilu 2019 bukan sekadar memperjuangkan Jokowi-Ma’ruf dan PDIP saja. Tapi dengan mendukung paslon nomor urut 01, sama saja memperjuangkan jutaan rakyat Indonesia yang taraf hidupnya meningkat sejak dipimpin Jokowi.

Yakni lebih dari 93 juta rakyat miskin yang mendapatkan Kartu Indonesia Sehat dan 13,2 juta rakyat miskin penerima Kartu Indonesia Pintar. Lalu 5.200 pasar tradisional yang dibangun oleh Jokowi.

“Bahwa Jokowi tak sempurna, iya. Sebab tak ada pemimpin sempurna. Sempurna hanya milik Allah SWT. Tapi Jokowi punya modal yang baik. Begitupun Kiai Ma’ruf Amin. Keduanya pemimpin yang datang dari bawah,” tuturnya. “Kita berjuang bukan karena investasi uang. Bukan hanya perjuangan terhadap partai dan Jokowi-Kiai Ma’ruf. Tapi soal masa depan Indonesia Raya, rakyat Indonesia, kita semua,” tandas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...
KRONIK

Ribuan Pelari Meriahkan Bangkalan Run 2026, Bupati Lukman: Peluang Gerakkan Ekonomi Masyarakat

BANGKALAN – Ribuan pelari dari berbagai daerah memeriahkan Bangkalan Run 2026 yang digelar dalam rangka Hari Jadi ...
KRONIK

Apresiasi Penampilan Karya Siswa SR, Bupati Ipuk: Kami Bangga Menyaksikannya

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku bangga atas perkembangan siswa Sekolah Rakyat (SR) ...
KRONIK

Lulus Sekolah Pra-Pratama, Gen-Z Temukan Passion Perjuangan di PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Pelatihan Sekolah Partai DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Palm Surabaya pada 17–18 Oktober 2026 ...
KRONIK

Said Abdullah Salurkan Bantuan Renovasi Rumah untuk 25 Warga Pulau Raas

SUMENEP – Sebanyak 25 warga di Kecamatan/Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, menerima bantuan dana rehabilitasi rumah ...
HEADLINE

Tuntas Pelatihan AI, PDI Perjuangan Jatim Dorong Gen Z Naik Level Pratama

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sukses menyelenggarakan pelatihan kaderisasi tingkat Pra-Pratama berbasis ...