Jumat
28 Agustus 2026 | 6 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Seperti Ini, Cara Berpikir Investor Politik

pdip-jatim-220321-kader-nasional-hasto-1

PASURUAN – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyikapi klaim adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo yang mengatakan telah mengeluarkan Rp 52 miliar untuk kampanye Joko Widodo di Pilgub DKI Jakarta tahun 2012 lalu.

Hasto menegaskan, urusan menjadi pemimpin itu adalah urusan rakyat. Orang-orang yang mengklaim memberi pembiayaan seperti Hashim adalah cara berpikir investor politik.

“Yang mereka klaim ‘saya yang biayai’- itu adalah cara berpikir investor politik. Kita bergotong royong memeras keringat karena kita yakin Bapak Jokowi adalah orang baik. Itu yang menentukan. Bukan modal kapital yang setelah menjabat investasinya diharap kembali, lalu mengontrol migas, industri senjata, pupuk,” kata Hasto.

Pernyataan itu dia sampaikan di hadapan ratusan kader Partai dalam konsolidasi DPC PDIP Kabupaten dan Kota Pasuruan, Sabtu (26/1/2019). Acara dilaksanakan sebagai rangkaian Safari Kebangsaan VI menyusuri wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Beda dengan Hashim, lanjut Hasto, sebab kader PDIP berjuang karena keyakinan bahwa perjuangan tidak akan sia-sia. Dan karena kerja keras itu, walau difitnah lewat tabloid Obor Rakyat pada 2014, Jokowi tetap dipilih rakyat menjadi presiden.

“Kalau mikirnya investor politik, maka harapannya bisa mengembalikan modal. Beda dengan Pak Jokowi yang tak pernah urus-urus soal minyak. Anaknya saja jualan pisang. Perjuangan kita tak sia-saia karena kita mendukung orang baik seperti Pak Jokowi,” ulasnya.

Lebih jauh, Hasto mengatakan kerja pemenangan di Pemilu 2019 bukan sekadar memperjuangkan Jokowi-Ma’ruf dan PDIP saja. Tapi dengan mendukung paslon nomor urut 01, sama saja memperjuangkan jutaan rakyat Indonesia yang taraf hidupnya meningkat sejak dipimpin Jokowi.

Yakni lebih dari 93 juta rakyat miskin yang mendapatkan Kartu Indonesia Sehat dan 13,2 juta rakyat miskin penerima Kartu Indonesia Pintar. Lalu 5.200 pasar tradisional yang dibangun oleh Jokowi.

“Bahwa Jokowi tak sempurna, iya. Sebab tak ada pemimpin sempurna. Sempurna hanya milik Allah SWT. Tapi Jokowi punya modal yang baik. Begitupun Kiai Ma’ruf Amin. Keduanya pemimpin yang datang dari bawah,” tuturnya. “Kita berjuang bukan karena investasi uang. Bukan hanya perjuangan terhadap partai dan Jokowi-Kiai Ma’ruf. Tapi soal masa depan Indonesia Raya, rakyat Indonesia, kita semua,” tandas Hasto. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...
KRONIK

Soroti 903 KK Minta Update Data, Agung Priyanto: Jangan Sampai Rakyat Kehilangan Hak Gara-Gara Desil

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Agung Priyanto, menyoroti penggunaan desil ...