Sabtu
12 September 2026 | 10 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Persamaan antara Gus Dur dan Ma’ruf Amin Menurut Lily Wahid

pdip-jatim-maruf-amin-lily-wahid

JAKARTA – Adik Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Lili Chodidjah Wahid melihat ada persamaan antara calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin dan kakaknya. Salah satunya dalam hal pemikiran tentang ekonomi kerakyatan.

“Saya melihat beliau berdua memiliki pemikiran yang sama tentang ekonomi kerakyatan sebetulnya,” ujar Lily saat di kediaman Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo, Jakarta, Senin (31/12/2018).

Lily mengatakan, ingatan yang muncul dari seorang Gus Dur memang lebih kepada aktivitas politiknya. Padahal, kata Lily, Gus Dur juga memiliki gagasan-gagasan ekonomi yang tak jauh beda dengan Ma’ruf Amin.

Persamaan kedua antara Ma’ruf dan Gus Dur adalah dari cara keduanya menanggapi sebuah masalah. Lily mengatakan, baik Gus Dur maupun Ma’ruf sama-sama punya sikap optimisme setiap menghadapi persoalan.

Masalah yang ada tidak ditanggapi terlalu berlebihan. “Bukan menganggap gampang tetap semuanya akan berjalan, optimisme, akan berjalan baik dan sama keyakinannya buat Indonesia itu sama,” kata Lily.

Dalam kunjungannya, Lily pun mengatakan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin tidak perlu diragukan lagi. Dia pasti akan mendukung temannya sesama Nahdlatul Ulama (NU) yang ikut dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019.

“Otomatis lah (mendukung), saya sama Pak Amin berkawan sudah lama sekali, sama Pak Ma’ruf Amin ya. Sebagai teman ya enggak mungkin lah saya enggak dukung beliau,” ujar Lily.

Dia juga menyampaikan, perbedaan pandangan politik biasa terjadi di kalangan keluarga besar NU. Pernyataan ini untuk mengomentari tokoh NU termasuk beberapa keluarga pendiri NU yang mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Namun, dia mengatakan gerbong yang mendukung Prabowo-Sandiaga tidak memiliki basis di masyarakat.

“Dari zamannya ayah saya juga sudah ada, satu ikut sini ikut sana, jadi tuh di keluarga kaki itu wajar-wajar saja. Dan yang ikut Bowo (Prabowo) hari ini dari keluarga kami itu tidak mengakar di masyarakat. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujar Lily.

Selama pertemuan, Lily dan Ma’ruf tidak hanya bercerita mengenai kisah-kisah masa lalu. Lily juga mengungkapkan gagasannya mengenai pengembangan koperasi di Indonesia.

Lily percaya semangat Ma’ruf mengenai ekonomi kerakyatan bisa terwujud dengan memberdayakan kembali koperasi. “Saya yakin Pak Kiai ini tentang ekonomi keumatan itu bisa nyambung dengan koperasi. Jadi mudah-mudahan nanti ke depan juga koperasi Indonesia tumbuh dan bangkit lagi. Itu yang saya harapkan dari Pak Kiai,” ujar Lily. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...