Sabtu
31 Oktober 2026 | 7 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Persamaan antara Gus Dur dan Ma’ruf Amin Menurut Lily Wahid

pdip-jatim-maruf-amin-lily-wahid

JAKARTA – Adik Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Lili Chodidjah Wahid melihat ada persamaan antara calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin dan kakaknya. Salah satunya dalam hal pemikiran tentang ekonomi kerakyatan.

“Saya melihat beliau berdua memiliki pemikiran yang sama tentang ekonomi kerakyatan sebetulnya,” ujar Lily saat di kediaman Ma’ruf Amin di Jalan Situbondo, Jakarta, Senin (31/12/2018).

Lily mengatakan, ingatan yang muncul dari seorang Gus Dur memang lebih kepada aktivitas politiknya. Padahal, kata Lily, Gus Dur juga memiliki gagasan-gagasan ekonomi yang tak jauh beda dengan Ma’ruf Amin.

Persamaan kedua antara Ma’ruf dan Gus Dur adalah dari cara keduanya menanggapi sebuah masalah. Lily mengatakan, baik Gus Dur maupun Ma’ruf sama-sama punya sikap optimisme setiap menghadapi persoalan.

Masalah yang ada tidak ditanggapi terlalu berlebihan. “Bukan menganggap gampang tetap semuanya akan berjalan, optimisme, akan berjalan baik dan sama keyakinannya buat Indonesia itu sama,” kata Lily.

Dalam kunjungannya, Lily pun mengatakan dukungannya terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin tidak perlu diragukan lagi. Dia pasti akan mendukung temannya sesama Nahdlatul Ulama (NU) yang ikut dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2019.

“Otomatis lah (mendukung), saya sama Pak Amin berkawan sudah lama sekali, sama Pak Ma’ruf Amin ya. Sebagai teman ya enggak mungkin lah saya enggak dukung beliau,” ujar Lily.

Dia juga menyampaikan, perbedaan pandangan politik biasa terjadi di kalangan keluarga besar NU. Pernyataan ini untuk mengomentari tokoh NU termasuk beberapa keluarga pendiri NU yang mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Namun, dia mengatakan gerbong yang mendukung Prabowo-Sandiaga tidak memiliki basis di masyarakat.

“Dari zamannya ayah saya juga sudah ada, satu ikut sini ikut sana, jadi tuh di keluarga kaki itu wajar-wajar saja. Dan yang ikut Bowo (Prabowo) hari ini dari keluarga kami itu tidak mengakar di masyarakat. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujar Lily.

Selama pertemuan, Lily dan Ma’ruf tidak hanya bercerita mengenai kisah-kisah masa lalu. Lily juga mengungkapkan gagasannya mengenai pengembangan koperasi di Indonesia.

Lily percaya semangat Ma’ruf mengenai ekonomi kerakyatan bisa terwujud dengan memberdayakan kembali koperasi. “Saya yakin Pak Kiai ini tentang ekonomi keumatan itu bisa nyambung dengan koperasi. Jadi mudah-mudahan nanti ke depan juga koperasi Indonesia tumbuh dan bangkit lagi. Itu yang saya harapkan dari Pak Kiai,” ujar Lily. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Baguna Ngawi Jenguk Nenek Usia 97 Tahun, Korban Angin Kencang di Kwadungan

NGAWI – Di usianya yang hampir satu abad, Saelah (97 tahun) harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya ...
KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...
KRONIK

Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi Ziarah ke Makam Raja-Raja

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak masyarakat menjadikan sejarah dan perjuangan para ...