Selasa
03 November 2026 | 10 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini, Pesan Pak Pomo untuk Kader Partai dan Milenial

pdip-jatim-pak-pomo-rakernas

SURABAYA – Sebagai sesepuh PDI Perjuangan Jawa Timur, Luwih Soepomo banyak meninggalkan pesan-pesan kepada kader Partai, khususnya yang lebih muda.

L Soepomo selalu mengingatkan kalangan milenial, khususnya kader muda tidak berhenti menegakkan kebenaran dan keadilan demokrasi.

Dia minta tidak ada pihak-pihak yang memiliki kepentingan untuk memperkaya diri dengan cara salah, termasuk menindas masyarakat atau “wong cilik”.

Politisi yang lebih akrab disapa Pak Pomo ini juga pernah menyoroti maraknya kepala daerah dan wakil rakyat yang terjerat korupsi. Sehingga dia pun mengajak kader PDI Perjuangan agar tidak sampai tersangkut kasus korupsi.

“Kita semua harus prihatin dengan maraknya korupsi, dan ini harus jadi perhatian semua agar tidak terlibat,” tuturnya.

Pesan-pesan itu dia sampaikan saat menghadiri refleksi 27 Juli 2018, di Posko Pandegiling Surabaya.

Baca juga:

Tokoh Senior PDI Perjuangan, Pak Pomo Telah Berpulang

Pak Pomo: Pejah Gesang Nderek Bung Karno

Pada kesempatan itu, Soepomo menyampaikan harapan tentang pentingnya merefleksikan nilai-nilai perjuangan menegakkan Pancasila, UUD 1945, serta nilai-nilai demokrasi yang telah digali para pendiri bangsa

Terkait peristiwa 27 Juli 1996 yang lebih dikenal dengan Kudatuli, Pak Pomo mengajak kader dan generasi muda partai itu mengambil sisi positifnya.

“Kita ambil hikmah dari 27 Juli apa yang positif, dan kita tinggalkan yang negatif,” pesan pria yang menjadi salah seorang saksi sejarah peristiwa yang menyebabkan korban puluhan jiwa kader bangsa di masa pemerintahan orba itu.

Kini, tokoh senior PDI Perjuangan sekaligus politisi nasionalis itu telah meninggal dunia, Kamis (27/12/2018), pukul 05.00 WIB. Almarhum meninggal dengan tenang di kediamannya, Jalan Rungkut Harapan G-33, Kota Surabaya.

Tokoh kelahiran Magelang, 21-Januari-1944, pernah mengemban amanah sebagai Sekretaris Kopertis Wil VII dan beberapa kali menjadi anggota DPRD Provinsi Jatim dan DPR RI dari Fraksi PDIP.

Soepomo mengenyam pendidikan di SR, Magelang, 1956, dilanjutkan SPG 6 di Magelang 1962 dan Akademi Wartawan Surabaya 1966.

Ia pun pernah menuntut ilmu di UNPRES SMA di Surabaya 1995, FIA Universitas Terbuka 1998 dan FH Universitas Narotama, 2000, serta FE Universitas Kartini Surabaya 2003.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang DH menilai Soepomo sebagai pribadi yang teguh dalam prinsip dan sangat gigih dalam berjuang. Bambang DH menyebut Pak Pomo sebagai ‘Banteng yang tidak tertundukkan’.

“Aku salah satu saksi kegigihannya. Bung Karno jatuh beliau tidak pernah surut meneruskan perjuangannya,” kata Bambang DH.

Dia menambahkan, Pak Pomo menjabat Ketua DPC Gerakan Pemuda Marhaen (GPM) di Surabaya saat Bambang DH direkrut sebagai pengurus sekitar tahun 79/80.

“Setelah lama bergerak di bawah tanah, jelang KLB di Asrama Haji Sukolilo beliau muncul lagi. Sejak saat itu bersama alm Ir. Sucipto memimpin pergerakan perlawanan terhadap rezim Orba,” paparnya.

Mantan Wali Kota Surabaya dua periode ini menyebut Pak Pomo sangat kaya ide dan gagasan. Setelah membentuk Posko di Pandegiling Surabaya, Soepomo lah penggagas aksi Cap Jempol Darah yang menghebohkan saat itu.

“Beliau sangat tegar meski saat itu penuh teror dari rezim otoriter Orba. Dalam keseharian beliau tetap bersahaja meski menduduki jabatan sebagai Wakil Rakyat di DPRD Propinsi maupun di DPR RI,” pungkas Bambang DH. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...