
MEDAN – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyantomengingatkan seluruh elit politik agar menghargai keberadaan pers.
Hasto mengatakan, pihak-pihak yang melakukan intimidasi kepada awak media, sering menyudutkan media, tidak memiliki moral yang baik dan tidak mengetahui peran pers dalam membangun peradaban.
“Kita menghargai media sebagai bagian dari peradaban dan PDIP juga membina hubungan baik denga para awak media,” kata Hasto kepada media, kemarin.
Hasto menyampaikan Presiden Joko Widodo memiliki hubungan yang erat dengan awak media. “Menurut Presiden, keberadaan media sangat penting untuk menyampaikan kepada dunia tentang kemajuan Indonesia Raya,” jelasnya.
Terkait pemenangan pasangan Capres-cawapres nomor 01 Jokowi – Ma’ruf, Hasto menyampaikan target menang sebanyak 70 persen di Sumatera Utara.
“Berkaca dari pilgub yang lalu kami memiliki hasil positif di 17 Kabupaten dan Kota,” ujar Hasto yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf tersebut.
Di sela konsolidasi dalam rangkaian Safari Kebangsaan di Deli Serdang, Sumut, Hasto Kristiyanto juga mengajak kaum perempuan bergerak menyosialisasikan program-program capres Joko Widodo dari pintu ke pintu.
“Kami mohon doa restunya, kami mohon bantuannya, agar kita bersama bergerak dari rumah ke rumah, door to door, sosialisasikan program-program pak Jokowi,” kata Hasto dalam konsolidasi dengan relawan Koalisi Perempuan untuk Jokowi.
Sosialisasi dari pintu ke pintu diakuinya bukan pekerjaan yang mudah dan membutuhkan mental yang kuat karena tidak jarang menemui penolakan.
Menurut Hasto, Jokowi menaruh perhatian besar pada ibu-ibu, seperti program untuk kesehatan dan pendidikan.
“Kalau Bung Karno mengatakan, jalan peradaban, kebudayaan, itu dimulai dari kaum ibu-ibu, maka Pak Jokowi menghadirkan kebijakan Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Keluarga Harapan, buat ibu-ibu,” ujarnya. Kebijakan tersebut, dikatakannya, bertujuan agar kaum ibu tidak memiliki kekhawatiran terhadap nasib pendidikan dan kesehatan anak-anaknya. Sebagai pemimpin, senbt Hasto, Jokowi selalu bersama rakyat dan tidak membangun jarak. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









