Selasa
27 Oktober 2026 | 8 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Surabaya Dukung Risma Sertifikasi Semua Aset Pemkot

pdip-jatim-adi-sutarwijono-utami

SURABAYA – Wali Kota Tri Rismaharin bertekad menyertifikatkan semua aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya semasa kepemimpinannya.

Tekad wali kota yang sarat prestasi ini pun dapat dukungan Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya Adi Sutarwijono.

Dukungan itu dia sampaikan, karena masih banyak aset Pemkot Surabaya belum bersertifikat yang perlu mendapat perhatian serius pihak-pihak terkait.

“Tekad wali kota tersebut harus ditindaklanjuti serius, karena begitu banyak aset pemkot yang belum bersertifikat. Jika dihitung, persentasenya masih sedikit yang bersertifikat,” kata Awi, sapaan Adi Sutarwijono, kemarin.

Dia menilai, minimnya aset bersertifikat karena secara teknis prosesnya tidak mudah. Sebab, sebelumnya harus ditentukan jelas batas-batasnya.

Bahkan, ungkap Awi, batas-batas yang ada sudah banyak yang bergeser. “Makanya, proses verifikasinya harus melibatkan banyak pihak. Di antaranya pemilik kanan-kiri,” ujarnya.

Apalagi, tambah dia, dari sejumlah aset milik pemerintah kota, sebagian sebagian di antaranya menjadi milik pihak lain karena kalah dalam sengketa di peradilan. Namun, dalam buku aset ternyata masih tercatat.

“Bahkan sampai di putusan MA kalah. Mungkin, pemkot akan menempuh jalan PK,” sebut Awi.

Mantan wartawan ini menambahkan, dari sejumlah aset yang masih sengketa kemungkinan dalam proses sertifikasi mengalami kesulitan. Sebab, Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak mau mensertifikatkan, jika kepemilikannya sudah bergeser ke pihak lain.

Menurutnya, seluruh aset pemkot telah terinventarisir dalam Sistem Informasi Barang Milik Daerah (Simbada). Tapi, karena beberapa kendala, proses sertifikasi sulit dilakukan.

“Selain batas yang bergeser, kemungkinan juga tidak ada pihak lain yang menunjukkan batas-batasnya,” terang dia.

Legislator dari PDI Perjuangan ini mengakui masalah pertanahan di Surabaya sangat rumit. Selain historisnya yang panjang, penyelesaiannya juga tak mudah.

Namun, tegas Awi, masalah itu harus diselesaikan, jika tidak akan terus menggantung.

Hanya, untuk menuntaskannya butuh kerja ekstra keras dan melibatkan banyak pihak. Mulai dari dinas tanah dan bangunan, kelurahan, kecamatan dan pihak lainnya.

Sebelumnya, pada Hari Agraria Nasional, Senin (25/9/2017), Tri Rismaharini menerima 230 sertifikat aset Pemkot Surabaya dari Kantor Wilayah BPN Jawa Timur.

Risma menargetkan dalam masa kepemimpinannya seluruh aset pemerintah kota tersertifikasi. Hingga saat ini, dari sekitar enam ribu total aset yang dimiliki Pemkot Surabaya, yang telah bersertifikat sekitar 20 persen. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...