Kamis
24 September 2026 | 10 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDIP Nganjuk Verifikasi Bakal Cabup-cawabup Sampai 31 Agustus

pdip-jatim-nurwadi-nurdin-nganjuk

NGANJUK – Ketua tim Verifikasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati DPC PDI Perjuangan Nganjuk, Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Nurwadi Rekso Hadinagoro (RH) menyebut, harta kekayaan atau modal dari masing-masing kandidat juga masuk dalam proses verifikasi, selain kecakapan dan elektabilitas sesuai survey.

“Semua harus clear, bukan hanya masalah administrasi seperti kartu identitas dan ijazah, harta kekayaan atau modal para calon juga harus kita verifikasi,” kata Nurwadi, Rabu (26/7/2017).

Dalam melakukan verifikasi, jelas Nurwadi, pihaknya akan mendatangi pengadilan untuk memastikan hasil verifikasi. “Jadi bukan hanya kroscek lapangan saja. Terkait dengan verifikasi, nanti akan sampai kami tetapkan di pengadilan,” ujarnya.

Sehingga, ketika rekom dari DPP PDI Perjuangan sudah diberikan kepada pasangan bakal calon, secara administrasi sudah betul-betul beres. “Jangan sampai rekom sudah turun, ada masalah administrasi terkait data calon kandidat yang ternyata tidak sesuai sehingga menjadi masalah. Itu yang harus kita hindari,” ucap Nurwadi.

Dia menambahkan, tim verifikasi ini akan bekerja selama sekitar satu bulan tiga minggu, sejak ditetapkan pada 8 Juli 2017 dan akan berakhir pada 31 Agustus 2017. Dengan tenggang waktu tersebut, pihaknya akan bekerja secara maksimal agar semua yang ditetapkan DPP PDIP terpenuhi.

Meski demikian, politisi yang pernah menjabat Ketua DPRD Nganjuk ini masih enggan memberikan penjelasan berapa minimal besar modal atau kekayaan yang harus dimiliki bakal calon selain kecakapan dan elektabilitas.

Seperti diketahui, sampai hari terakhir masa penjaringan bakal calon bupati-bakal calon wakil bupati Nganjuk, Jumat (30/6/2017), tercatat ada delapan kandidat yang mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk.

Delapan pendaftar itu, adalah Abdul Wakhid Badrus (Wabup Nganjuk sekarang), Novi Rahman Hidayat (pengusaha perbankan), Ita Triwibawati (Sekda Kabupaten Jombang), Marhaen Djumadi, Desy Natalia Lidia (mantan karyawan bank), Pringgo Digdo Jati (pengusaha muda), Nyono Joyo Astro (pengusaha), dan Agus Supriyono (PNS di Surabaya). (endyk)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Guntur Wahono Dorong Hidroponik dan Greenhouse untuk Petani Muda Blitar

BLITAR – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Guntur Wahono mendorong pengembangan pertanian hidroponik dan greenhouse ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Gandeng Bintang Timur Gelar Coaching Clinic Futsal ke Sekolah SD-SMP

SURABAYA — Wali Kota Eri Cahyadi merancang program coaching clinic futsal yang melibatkan langsung pemain dan ...
BERITA TERKINI

PDI Perjuangan Trenggalek Rutin Droping Air Bersih ke Pelosok, Sasar Warga yang Kesulitan Air

TRENGGALEK — Memasuki puncak musim kemarau, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek terus menggencarkan bantuan air ...
KRONIK

Turun Langsung ke Rubaru, Ketua TP PKK Sumenep Tekankan Pencegahan Stunting

SUMENEP – Upaya percepatan penurunan angka tengkes (stunting) di Kabupaten Sumenep terus digencarkan melalui ...
KRONIK

Pimpin Rakor Stunting, Bupati Lukman: Data Harus Selaras dengan Kondisi Faktual Lapangan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan bahwa keberhasilan penanganan stunting membutuhkan data yang ...
KRONIK

Pasar Banyuwangi mulai Diserahterimakan, Bupati Ipuk Turun Tangan Dengar Keluhan Pedagang

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengecek penyerahterimaan lapak untuk pedagang di Pasar ...