Minggu
09 Agustus 2026 | 4 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator Usulkan Cagar Budaya di Surabaya Diberi Prasasti

pdip-jatim-anugrah-ar-sby

SURABAYA – Anggota Komisi D dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Anugrah Ariyadi mengusulkan agar semua bangunan cagar budaya (BCB) di Kota Pahlawan diberi prasasti.

Diharapkan, pemberian penanda yang ditulis pada bahan yang keras dan tahan lama itu agar bangunan cagar budaya di Surabaya tidak mudah hilang.

“Agar tidak ada lagi cagar budaya yang dihancurkan dengan alasan tidak tahu kalau itu cagar budaya,” kata Anugrah, kemarin.

Dia menyebutkan, selama ini bangunan cagar budaya di Surabaya hanya diberi plakat atau penanda yang tidak tahan lama dan mudah dilepas.

Sedang pemasangan prasasti yang lebih permanen dan tidak mudah lepas, misalnya terbuat dari marmer, sudah dilakukan pada bangunan cagar budaya di Kota Bandung.

“Pada saat Komisi D melakukan kunjungan kerja ke Bandung, kami melihat semua bangunan cagar budaya diberi prasasti,” ungkap pria yang juga Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini.

Dengan adanya prasasti, tambah Anugrah, masyarakat akan mengetahui kalau bangunan tersebut merupakan cagar budaya. Sehingga kalau ada yang mau berbuat jahat, tentu akan pikir-pikir dulu untuk melakukan aksinya.

Selain itu, lanjutnya, jika terjadi transaksi atau diperjualbelikan antara pemilik bangunan cagar budaya kepada orang lain akan cepat mudah diketahui. Termasuk jika nantinya bangunan tersebut akan dibongkar atau diubah peruntukannya.

Dia berharap agar kasus pembongkaran sepihak seperti yang terjadi bangunan Rumah Radio Bung Tomo di Jalan Mawar yang masuk kategori cagar budaya, tidak terulang kembali.

Apalagi bangunan rumah bersejarah tersebut tidak diberi prasasti, melainkan hanya diberi plakat yang mudah dibongkar. Sehingga pemilik rumah dengan mudahnya membongkar bangunan bersejarah itu.

Untuk itu, pihaknya meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya melakukan inventarisasi jumlah bangunan yang masuk kategori cagar budaya.

“Dengan adanya data itu, dinas pariwisata beserta tim cagar budaya melakukan prioritas bangunan mana yang perlu segera diberi prasasti,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Rapat Pleno Tahap I Pembentukan PR dan PAR

BOJONEGORO– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Pleno Tahap I, Pembentukan Pengurus Ranting ...
SEMENTARA ITU...

Siti Mariyam Pimpin Kwarcab Surabaya 2026–2031, Bidik Bumi Perkemahan dan Ruang Kegiatan Pramuka

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Siti Mariyam resmi terpilih sebagai Ketua Kwartir Cabang ...
RUANG MERAH

Tantangan Menjaga Kedaulatan di Balik Gagasan Beras Satu Harga

Oleh Ony Setiawan* GAGASAN Perum Bulog untuk menerapkan kebijakan beras medium satu harga secara nasional memantik ...
LEGISLATIF

Andreas Eddy Pilih Reses Tanpa Sekat, Turun ke Kampung dan Dengarkan Warga

MALANG – Anggota DPR RI Komisi XI Andreas Eddy Susetyo memilih cara berbeda untuk menyerap aspirasi masyarakat. ...
SEMENTARA ITU...

Persiga U-17 Dituntut Tampil Maksimal di Piala Soeratin 2026, Doding: Harus Menang dan Lolos

TRENGGALEK – Persiga Trenggalek U-17 dituntut memaksimalkan status sebagai tuan rumah Piala Soeratin 2026 dengan ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Besuki Tingkatkan Kemenangan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Jajaran Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Besuki resmi terbentuk. ...