Selasa
15 September 2026 | 9 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Program Ahok-Djarot Membumi, Visioner dan Capaian yang Konkret

pdip-jatim-ahok-djarot-debat

JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai, pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menampilkan gagasan yang membumi saat debat Pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

“Ahok-Djarot menampilkan program yang membumi namun visioner dengan capaian yang konkret. Sedangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno lebih mengandalkan pada program DP 0 persen dan OK OC semalam,” ungkap Hasto, Kamis (13/4/2017).

Dia menyebutkan, keseluruhan debat mampu mempertajam program calon. Meski pertanyaan dari komunitas dinilai banyak menyerang Ahok-Djarot, namun Ahok tetap tampil apa adanya.

“Ahok-Djarot mampu menjawab dengan ilustrasi yang mampu mematahkan serangan dari pertanyaan yang tidak fair tersebut,” jelasnya.

Oleh karena itu pihaknya yakin, dengan debat tersebut masyarakat DKI yang dikenal obyektif, toleran dan berkemajuan, tidak akan mempertaruhkan masa depan ibukota kepada pihak yang belum berpengalaman.

“DKI itu sangat kompleks, seluruh masalah menjadi satu. Tanpa kepemimpinan yang tegas, dan mampu bersikap adil, Jakarta hanya menjadi ajang perebutan sumber daya ekonomi yang memiskinkan rakyat,” tandas Hasto.

Dia menambahkan, dalam debat terakhir ini Ahok-telah menunjukkan kualitas pemimpin yang cocok bagi warga ibukota.

Baca juga: Megawati: Hak Pemilih Dijamin Konstitusi, Jangan Dihalangi!

“Debat ini menunjukkan bahwa Ahok semakin matang serta menunjukkan kualitas kepemimpinan dan pengendalian emosi yang mendekati sempurna,” paparnya.

Hasto juga memberikan apresiasi kepada Ahok yang mengucapkan terima kasih kepada pasangan Agus-Silvy. Hal ini menunjukkan sikap kenegarawan dan kepemimpinan yang menjadi inspirasi.

Sementara itu, politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menilai debat kandidat kali ini sangat memberi keuntungan kepada pasangan Ahok-Djarot.

Dalam semua debat, kata Maruarar, jelas terlihat bahwa Ahok-Djarot mendapat sambutan yang positif dari masyarakat.

“Artinya debat itu memberikan implikasi tambahan elektoral kepada Ahok-Djarot. Karena dianggap dia mampu menjawab pertanyaan sesuai dengan data dan fakta. Dan kinerjanya terbukti selama ini,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...