Jumat
17 April 2026 | 8 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ada Hal yang Dipolitisasi, Pilkada DKI Jadi Meriah

pdip-jatim-megawati-pidato

JAKARTA – Ketua Umun PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyebut Pilgub DKI sebagai pilkada yang paling sering menjadi bahan pemberitaan, dan paling meriah.

Karena itu, kata Megawati, meski sebenarnya pelaksanaannya biasa saja, pilkada di DKI paling banyak memakan energi dan menjadi perhatian utama.

“Karena hal-hal yang ada itu sebetulnya pelaksanaan pilkada biasa saja. Karena ada hal yang menurut saya masuk ke dalam suatu hal yang dipolitisasi, sehingga mengakibatkan jalannya pilkada di DKI ini kalau boleh dibilang cukup meriah,” kata Megawati.

Hal itu disampaikan Megawati, saat membuka rapat koordinasi pemenangan Pilkada DKI putaran kedua, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/2/2017). Selain dihadiri Megawati, rakor diikuti pengurus DPP PDI Perjuangan lainnya.

Presiden ke-5 RI itu menambahkan, PDI Perjuangan harus bersiap untuk menghadapi putaran kedua di Pilkada DKI. Serangkaian rapat terus dilakukan setelah pencoblosan pada 15 Februari lalu.

Putri proklamator kemerdekaan RI Ir Soekarno itu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PDI Perjuangan dan relawan yang telah semaksimal mungkin memantau dan mengawasi Pilgub DKI.

Namun dia mengingatkan, bahwa masih ada yang harus ditingkatkan dalam menghadapi Pilgub DKI putaran kedua nanti. Salah satunya soal banyaknya warga yang belum terdaftar.

Menurutnya, para pelaksana hanya berpikir teknis dan melupakan bahwa secara konstitusi hak warga itu sama di hadapan hukum. “Begitu banyak warga yang belum menggunakan hak pilihnya dan banyak posko yang bermasalah,” ujar Megawati.

“Dalam hal ini saya instruksikan, lakukan protes ke Bawaslu terkait DPT agar secara teknis hak warga negara dapat disalurkan,” tegas dia.

Pada kesempatan itu, Megawati juga mengatakan, di pilkada serentak 2017 yang berlangsung di 101 daerah, khususnya di DKI, semangat kebinekaan masyarakat terlihat masih kuat.

“Hal itu (kebinekaan) masih bisa diproyeksikan secara lebih baik lagi ke depannya. Karena Republik Indonesia ini terbentuk akibat persatuan kita,” tuturnya.

“Bukan dari sebagian pihak yang memaksakan kehendak dengan memunculkan penghalang yang sewajarnya tak patut dilakukan,” imbuh Megawati. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...