Minggu
28 Juni 2026 | 12 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Menanam Pohon, Berarti Menanam Harapan

pdip-jatim-jokowi-tuban-tanam-serentak

pdip-jatim-jokowi-tuban-tanam-serentakTUBAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, urusan pelestarian alam bukan masalah kecil, karena menyangkut generasi masa depan.

“Sebenarnya saat kita menanam pohon, itu berarti sedang menanam doa, menanam harapan, menanam kerja kita semuanya, untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang,” kata Presiden Jokowi.

Hal itu dia sampaikan, saat memberikan sambutan pada aksi Penanaman Pohon Serentak terkait Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN), di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (28/11/2016) siang.

Jika tidak merawat alam, seperti asal tebang pohon, jelas Jokowi, akhirnya bencana seperti banjir yang datang, dan akan menyusahkan rakyat. Dia menunjuk contoh, seperti banjir di Bandung, dan di Garut.

Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena di bagian hulu, di atas, di gunung, di bukit, sudah beralih fungsi dari hutan menjadi pertanian, dari hutan menjadi pemukiman, dari hutan menjadi tambang, dari hutan menjadi industri.

“Akhirnya, kejadiannya seperti itu. Ini tugas kita semuanya merawat dan menjaga,” ujarnya.

Karena itu, Presiden Jokowi mengaku senang sekali model penanaman pohon yang dilakukan Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh) di Tuban ini. Sebab, selain menanam, memperbaiki lingkungan, tapi juga memberikan manfaat bagi rakyat.

Jokowi berpendapat, model-model penanaman dengan koperasi ini, dengan hutan sosial yang dikelola perorangan maupun koperasi, perlu dikembangkan.

“Jangan kembali kita memberikan konsesi-konsesi yang besar kepada korporasi. Kalau memberikan manfaat untuk rakyat silakan, kalau memberikan manfaat untuk masyarakat, rakyat, penduduk silakan. Tapi kalau tidak, geser pemberian itu kepada koperasi, kepada perorangan,” tegasnya.

Dia berjanji akan terus mengikuti, memantau, dan nantinya diharapkan model yang diterapkan Koprabuh itu menjadi model yang baik untuk dikembangkan di provinsi-provinsi lain.

Dalam acara tersebut, sebanyak 238.000 pohon ditanam oleh 5.500 petani, warga, dan pelaku tanam lainnya untuk memecahkan rekor 228.000 sebelumnya di Filipina. Rekor dunia penanaman pohon serentak itu akan masuk dalam catatan “The Guinness Book of Records“. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

RUANG MERAH

Kicau Mania: Ketika Kicauan Burung Menjadi Simbol Maskulinitas Mas-Mas Jawa

Oleh Yusril Ihza Fauzul Adhim* BELAKANGAN ini lagu Kicau Mania, yang dibawakan Ndarboy Genk dan Banditoz Yaow 86, ...
KOLOM

Bulan Bung Karno: Jangan Biarkan Menjadi Sekadar Seremoni

Oleh Nasrullah SETIAP bulan Juni, keluarga besar PDI Perjuangan memperingati Bulan Bung Karno. Rangkaian kegiatan ...
KABAR CABANG

Pemkot Madiun Apresiasi Turnamen Catur PDIP, Dinilai Gerakkan UMKM dan Lahirkan Atlet Berprestasi

Pemkot Madiun mengapresiasi Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun karena dinilai mampu ...
KABAR CABANG

Tebar 15 Ribu Benih Ikan Nila di Waduk Bendo, PDIP Ponorogo Dorong Pelestarian Ekosistem dan Ketahanan Pangan

PONOROGO – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Ponorogo menggelar kegiatan penebaran 15 ...
KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...