Kamis
10 September 2026 | 5 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Megawati Akan Berkomunikasi dengan Parpol Pendukung Pemerintah

pdip-jatim-jokowi-megawati-istana-merdeka

pdip-jatim-jokowi-megawati-istana-merdeka

JAKARTA – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berharap seluruh partai pendukung pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla solid membantu pemerintah menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah situasi politik yang memanas saat ini.

Untuk itu, Megawati akan berkomunikasi dengan partai politik pendukung pemerintahan.

Keinginan itu disampaikan Megawati, saat makan siang dengan Jokowi di Istana Mereka, Jakarta, Senin (21/11/2016).

“Saya minta izin supaya bisa berkomunikasi lagi,” kata Megawati saat menemani Jokowi meladeni wawancara dengan media, di teras Istana Merdeka.

Kemarin, Megawati sudah menerima Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto di kediamannya, Jalan Teuku Umar. Kedepan, dia juga akan berkomunikasi dengan Partai Nasdem, Hanura, PAN, PPP dan PKB.

“Saya minta parpol yang sudah lebih dulu (mendukung pemerintah) dan yang masuk belakangan harus memperkuat jalannya pemerintahan,” tambah Megawati.

Pada kesempatan itu, Megawati  mengulang permintaannya kepada media agar tidak ikut memanas-manasi suasana terkait pelaksanaan Pilkada serentak 2017.

“Justru ikut menyejukkan, karena kasihan nanti yang menderita itu rakyat lho. Jadi bukannya kalian, tapi rakyat yang bawah yang tidak mengerti apa-apa yang disuruh mengikut,” ujar Megawati.

Dia mencontohkan pada aksi unjuk rasa 4 November lalu. Menurutnya, banyak sekali mereka yang sebenarnya tidak mengerti untuk ikut dalam aksi unjuk rasa yang sejak awal damai, tetapi di ujungnya terlihat ada upaya untuk jadi tidak baik.

Sementara, Joko Widodo mengatakan, pertemuannya dengan Presiden kelima RI itu sebagai bentuk silaturahim, saling kunjung yang merupakan budaya nusantara.

Menurutnya, komunikasi seperti ini sangat efektif untuk menemukan solusi berbagai permasalahan bangsa, baik soal makro ekonomi, politik nasional hingga masalah sosial.

Dia mengaku juga menyinggung soal Pilkada 2017 dengan Megawati. Presiden mengingatkan bahwa Pilkada 2017 akan digelar di 101 wilayah, bukan hanya di Jakarta.

Menang dan kalah dalam Pilkada, sebut Jokowi, adalah hal biasa. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga ingin agar antarkandidat saling menghormati. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Jatirogo

TUBAN – Musim kemarau panjang yang memicu krisis air bersih di kawasan barat utara Kabupaten Tuban mendapat ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Aparat Tak Tunda Laporan Warga Kekurangan di Tengah Kekeringan

Bupati Blitar Rijanto meminta aparat desa dan kecamatan tidak menunda laporan warga yang mulai kekurangan akibat ...
KRONIK

Pelantikan GOW Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Perempuan Lebih Berdaya dan Mandiri

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mendorong kaum perempuan lebih berdaya dan mandiri. Hal itu ...
HEADLINE

Hasto: Indonesia Kehilangan Intelektual yang Menghidupkan Pemikiran Bung Karno untuk Generasi Muda

JAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut Indonesia kehilangan sosok intelektual yang ...
KRONIK

Agung Priyanto Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo, Agung Priyanto, menghadiri Focus Group Discussion (FGD) ...
KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...