Senin
12 Oktober 2026 | 2 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Istana Bantah Konsolidasi Politik Jokowi Akibat Ada Isu Pelengseran

pdip-jatim-pram-seskab

pdip-jatim-pram-seskabJAKARTA — Sekretaris Kabinet Pramono Anung menampik anggapan bahwa konsolidasi politik yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada satu pekan terakhir pasca-terjadinya aksi demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat (4/11/2016) lalu, karena ada upaya pelengseran terhadap Presiden.

“Enggak (ada upaya pelengseran). Yang jelas Presiden berkomunikasi, bersilaturahim, berdialog dengan siapa pun agar masyarakat ini segera tenang karena momentum perbaikan,” kata Pramono seperti dikutip dari Setkab.go.id, Selasa (15/11/2016).

Menurut Pramono, konsolidasi politik yang dilakukan oleh Presiden Jokowi ke satuan TNI-Polri, ulama, hingga parpol itu dimaksudkan untuk menjaga kesejukan.

Presiden juga ingin sekaligus menyampaikan bahwa tidak ada intervensi terhadap kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Dengan tidak melakukan intervensi, menurut Seskab, maka Presiden memberikan kewenangan sepenuhnya kepada Polri untuk menindaklanjuti kasus itu.

“Mudah-mudahan segera ada keputusan,” ujarnya.

Presiden, kata Pramono, berharap semua pihak bisa menerima apa pun keputusan yang diambil oleh Bareskrim Polri.

“Negara ini memang negara hukum. Negara ini adalah negara yang berdasarkan hukum, bukan berdasarkan tekanan kekuatan politik, siapa pun yang melakukan itu,” ujar Pramono.

Oleh karena itu, Presiden berharap tidak ada aksi unjuk rasa susulan pada 25 November mendatang.

Pramono menegaskan, ke depannya Presiden masih akan terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak.

Saat ditanya mengenai kemungkinan Presiden Jokowi bertemu dengan para tokoh agama yang terlibat langsung dalam aksi demonstrasi 4 November lalu, seperti FPI dan HMI, Seskab Pramono Anung menegaskan bahwa Presiden bisa berkomunikasi dengan siapa saja.

“Tetapi, yang jelas Presiden tentunya melakukan komunikasi dengan tokoh-tokoh  yang kemudian diharapkan bisa menenteramkan persoalan ini. Jadi itu yang dilakukan,” ujarnya. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Kolaborasi Pemkab Banyuwangi dan Astra, Perkuat Literasi hingga Seni Budaya di Sekolah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi bersama PT Astra International Tbk melalui Yayasan Pendidikan ...
KRONIK

30 Tahun Perjuangkan Koperasi, Sri Untari Terima Lencana Emas Jer Basuki Mawa Beya

SURABAYA – Tiga dekade menggerakkan koperasi, khususnya koperasi wanita, mengantarkan Sri Untari Bisowarno menerima ...
LEGISLATIF

Soroti 3 Raperda 2026, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan Minta Jawaban Berbasis Data dari Pemkot

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan meminta pemerintah kota tidak berhenti pada jawaban ...
LEGISLATIF

Puan Minta Penanganan Banjir Padang Dioptimalkan, Pengungsian Harus Ramah Kelompok Rentan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong pemerintah mengoptimalkan penanganan darurat banjir bandang di Kota ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Targetkan Seluruh SDN dan SMPN Surabaya Dibenahi pada 2027

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan pembenahan sarana dan prasarana seluruh SD negeri dan SMP ...
LEGISLATIF

81 Tahun Jatim, Renny Dorong Penguatan Sektor Produktif untuk Ekonomi Berkelanjutan

SURABAYA – Memasuki usia ke-81 tahun, Provinsi Jawa Timur perlu memperkuat sektor produktif daerah sebagai fondasi ...