Kamis
24 September 2026 | 9 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gelar LKBB untuk Ribuan Pelajar, Pemkab Banyuwangi Wadahi Kreativitas dan Bakat Anak Muda

PDIP-Jatim-Ipuk-24092026

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) untuk pelajar. Sebanyak 1.170 peserta dari 79 tim mulai tingkat SD – SMA sederajat menampilkan berbagai kreasi gerakan baris berbaris yang kompak dan atraktif.

Lomba Kreasi Baris Berbaris tersebut digelar di Banyuwangi Park, selama tiga hari mulai 21-23 September 2026.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan bahwa Lomba Kreasi Baris Berbaris ini bukan sekedar lomba, tapi merupakan sarana pembelajaran yang menyenangkan untuk membangun karakter yang positif.

“Di mana mengajarkan kedisiplinan, kekompakan antar teman, hingga kreativitas,” ujar Ipuk.

Dalam lomba ini masing – masing tim melakukan aksi baris-berbaris yang menunjukkan kekompakan, disiplin, dan kreasi gerakan yang atraktif. Begitu aba-aba terdengar, setiap anggota regu bergerak dalam irama rapi dan selaras.

Perubahan gerak berlangsung dengan kompak dan tegas. Tidak hanya kekompakkan gerakan namun para peserta juga menampilkan kreativitas melalui kostum hingga aksi teatrikal.

Seperti salah satu tim peserta dari SMP 1 Tegaldlimo yang ditetepkan menjadi Juara 1 utama tingkat SMP/sederajat. Di antara gerakan baris berbarisnya mereka menampilkan teatrikal bertema lingkungan hidup. Di mana salah satu peserta berperan sebagai Ratu Pantai Pancur yang mengajak warga pantai selatan untuk menjaga Laut dari pencemaran sampah dan menjaga kelestariaannya.

Ipuk juga menjelaskan, LKBB menjadi wadah bagi para pelajar menunjukkan bakat dan kreativitasnya.

“Lomba ini juga menjadi wadah pelajar menyalurkan bakat dan kreativitasnya,” tutur perempuan yang juga menjabat Wakabid Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Sementara itu, Vania Raisha kelas 11 SMAN 2 Taruna Bhayangkara mengaku sangat antusias dan senang bisa masuk kedalam tim PBB yang mewakili sekolahnya. Dengan mengikuti lomba ini banyak pengalaman yang ia dapatkan.

“Kami jadi terbiasa disiplin, membangun kekompakkan dan mengeluarkan ide-ide kreatif untuk ditampilkan dalam lomba. Kami juga jadi lebih percaya diri,” ujar Vania yang bercita-cita menjadi Polwan ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, menambahkan, lomba yang diikuti oleh 79 tim tersebut terdiri atas 23 tim tingkat SD/MI, 34 tim berasal dari tingkat SMP/ sederajat dan 22 tim SMA/sederajat.

“Pada lomba ini yang dinilai antara lain kekompakkan, keharmonisasn, kreasi baris berbaris hingga kostum. Tim penilai yakni dewan juri yang berasal dari unsur kepolisian, TNI dan Dewan Kesenian Blambangan (DKB),” kata Alfian. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Seragamkan Motif, Warna, dan Kualitas Batik untuk SD-SMP Negeri

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menyeragamkan motif, warna, hingga kualitas seragam batik untuk ...
KRONIK

Gelar LKBB untuk Ribuan Pelajar, Pemkab Banyuwangi Wadahi Kreativitas dan Bakat Anak Muda

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) untuk pelajar. ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Zuhri Minta Penyisiran Data Desil Tak Dinodai Nepotisme

SURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta penyisiran ulang data penerima bantuan sosial (bansos) ...
LEGISLATIF

DPRD Lamongan Siap Kawal Tuntutan Mahasiswa soal Transparansi Dana DBHCHT

LAMONGAN — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK ...
LEGISLATIF

Puan Minta Reformasi Tata Kelola Lapas Usai Temuan Fasilitas Istimewa

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan reformasi mendasar terhadap tata kelola lembaga ...
LEGISLATIF

Said Abdullah: Bukan UU Baru, Aturan Turunan P2SK dan Kelembagaan yang Perlu Diakselerasi

JAKARTA – Anggota Komisi XI DPR RI Said Abdullah menilai kebutuhan mendesak sektor keuangan saat ini bukan ...