Rabu
16 September 2026 | 10 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

PDIP-Jatim-PDI-Perjuangan-Bojonegoro-16092026

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih secara rutin guna menanggulangi krisis air yang melanda berbagai wilayah kecamatan.

Kader muda PDI Perjuangan itu menegaskan, langkah aktif di lapangan dijalankan melalui koordinasi intensif bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro hingga DPC PDI Perjuangan setempat.

“Kita juga sudah koordinasi dengan BPBD. Jadi, biar ada kiriman air terus,” ujar Natasha saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, jangkauan bantuan air bersih terus menyasar titik-titik krisis tiap hari, termasuk penyaluran ke daerah Sumberrejo yang dijadwalkan pada hari tersebut.

“Hari ini kita kirim ke daerah Sumberrejo. Jadi, setiap hari kita keliling ke kecamatan-kecamatan yang kekeringan,” tegas Natasha.

Aksi tanggap tersebut berpacu dengan kondisi krisis air bersih di Kabupaten Bojonegoro yang tercatat kian meluas. BPBD Bojonegoro mencatat, hingga Senin (14/9/2026), sebanyak 72 desa yang tersebar di 18 kecamatan tercatat mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.

Jumlah daerah terdampak ini melonjak lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan pendataan per 31 Agustus 2026, yang mana saat itu BPBD Bojonegoro mencatat kekeringan menimpa 30 desa di 13 kecamatan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, memaparkan bahwa jumlah wilayah terdampak masih berpeluang bertambah lantaran musim kemarau diprediksi berlangsung lebih panjang.

“Masih berpotensi meluas. Prediksi kemarau masih berlangsung hingga Desember nanti, atau Januari,” kata Heru.

Untuk meredam dampak krisis warga, BPBD Bojonegoro sejauh ini telah memfasilitasi sedikitnya 418 kali pengiriman (dropping) air bersih ke berbagai daerah terdampak.

Pihak BPBD juga terus memantau desa-desa rawan krisis dan meminta jajaran pemerintah desa aktif melaporkan penurunan kondisi sumber air warga.

“Saya harap masyarakat agar menghemat penggunaan air selama musim kemarau untuk menjaga ketersediaan sumber air yang masih tersisa sembari menunggu kondisi kembali normal,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kawal Penyaluran Air, Natasha Devianti Pastikan Bantuan Masuk Wilayah Kekeringan Bojonegoro

BOJONEGORO – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Natasha Devianti, bergerak, mengawal penyaluran air bersih ...
EKSEKUTIF

Rijanto Cek Jalan dan Jembatan di Blitar, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Bermanfaat

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto turun langsung mengecek progres pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah ...
KRONIK

Mengurai Ruwet Distribusi Pupuk Subsidi di Magetan, dari Kendala NIK Petani hingga Jumlah Poktan

MAGETAN – Persoalan masih saja membelit di seputar pupuk bersubsidi. Meski pemerintah dan produsen menyatakan stok ...
KRONIK

KPU Kabupaten Pasuruan Kaji Penataan Dapil Pemilu 2029, DPC PDIP Sampaikan Pertimbangan Beban Anggaran

KABUPATEN ‎PASURUAN – KPU Kabupaten Pasuruan, secara internal mulai mengkaji penataan daerah pemilihan (dapil) ...
KRONIK

IKS-PI Cup 3 Jadi Ruang Pembinaan Remaja, Doding: Silat Harus Bermuara ke Prestasi  

IKS-PI Cup 3 Trenggalek menjadi ruang pembinaan pesilat muda sekaligus menekan tawuran dan kenakalan remaja. Doding ...
HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...