TULUNGAGUNG – Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Desa/Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, memasifkan gerakan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan masing-masing untuk ditanami sayur hortikultura.
Gerakan tersebut mendapat dukungan penuh dari PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngunut yang diwujudkan dengan pembagian bibit cabai, terong, tomat dan sayuran lainnya pada kegiatan konsolidasi internal bersama Ranting dan Anak Ranting Desa Ngunut pada Minggu (13/9/2026) malam.
Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngunut, Giberlyn Stea Loudry, mengatakan bahwa gerakan membangun ketahanan pangan ini merupakan program kerja yang diinstruksikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Menurutnya, instruksi tersebut harus dilaksanakan oleh seluruh kader PDI Perjuangan di semua tingkatan sebagai satu upaya mempertegas gerak Partai di tengah masyarakat.
“Kami menangkap instruksi ini sebagai suatu amanat yang menarik, bahwa ketahan pangan bisa kita terapkan di lingkungan sekitar. Kita tidak tahu, dalam 5 atau 10 tahun lagi arus ekonomi akan seperti apa, ditambah harga pangan di pasar semakin tidak menentu,” kata Giberlyn.
Kader milenial yang akrab disapa Ebin ini menambahkan, pembagian bibit cabai, terong, tomat, dan sayuran lainnya kepada Ranting dan Anak Ranting Desa Ngunut menjadi satu wujud dukungan terhadap gerakan ketahanan pangan yang sudah digagas sebelumnya.
Serta menjadi komitmen bersama bahwa program ketahan pangan nasional bisa tumbuh kuat dan berkembang jika dimulai dari skala rumahan.
“Ke depan, gerakan ini akan kita kembangkan di seluruh ranting dan anak ranting yang ada di wilayah Kecamatan Ngunut,” ungkapnya.
Ebin berharap, setiap Ranting PDI Perjuangan di Kecamatan Ngunut nantinya bisa mempunyai lahan sayuran hortikultura yang bisa dimanfaatkan secara komunal bersama tetangga sekitar rumah pengurus ranting dan anak ranting.
Sementara itu, Ketua Ranting PDI Perjuangan Desa Ngunut, Teguh Arianto, menekankan pentingnya konsolidasi internal mulai Anak Ranting, Ranting, PAC, DPC, dan tokoh-tokoh masyarakat.
Hal tersebut untuk menjaga tali silaturahmi agar semakin erat dan solid, saling asah asih asuh, serta menjadi media mewujudkan cita-cita bersama.
“Semoga gerakan ketahanan pangan skala rumahan ini bisa menjadi media untuk mewujudkan Kecamatan Ngunut menjadi Kandang Banteng yang sejati,” kata Teguh. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













