Sabtu
31 Oktober 2026 | 8 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Dewanti Desak Seluruh Jalur Wisata TNBTS Ditutup Total, Antisipasi Karhutla Meluas

pdip-jatim-220921-pameran-anggrek-dewanti

Dewanti Rumpoko mendesak seluruh jalur wisata TNBTS ditutup total menyusul karhutla. Keselamatan wisatawan dan petugas harus menjadi prioritas.

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, mendesak seluruh jalur kunjungan wisatawan menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) ditutup total menyusul kembali terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Dewanti, penutupan seluruh akses wisata merupakan langkah taktis untuk mencegah risiko yang lebih besar, terutama ketika kondisi vegetasi mengering akibat kemarau ekstrem dan tiupan angin kencang membuat api berpotensi cepat menjalar.

“Harus ditutup total sebagai antisipasi hal-hal yang tidak terduga yang merugikan publik,” tegas Dewanti Rumpoko, Jumat (11/9/2026).

Mantan Wali Kota Batu ini mengatakan, keselamatan masyarakat, wisatawan, maupun petugas yang berada di lapangan harus menjadi prioritas utama dalam penanganan karhutla di kawasan TNBTS.

Karena itu, ia meminta penutupan tidak hanya dilakukan pada satu akses, tetapi mencakup seluruh jalur menuju kawasan wisata tersebut.

“Baik dari Malang, Probolinggo, Pasuruan maupun Lumajang,” ujarnya.

Dewanti juga mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempertimbangkan penetapan status darurat karhutla secara lebih luas. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat penanganan apabila kebakaran terus meluas.

Politisi PDI Perjuangan ini mengingatkan, kondisi alam selama musim kemarau ekstrem membuat potensi kebakaran semakin sulit diprediksi. Angin kencang dapat mempercepat pergerakan api sekaligus menyulitkan proses pemadaman.

Sementara itu, Balai Besar TNBTS bersama unsur gabungan masih melakukan upaya pemadaman terhadap titik-titik api yang tersisa.

Dewanti menilai langkah antisipasi harus dilakukan secara menyeluruh agar penanganan karhutla tidak terlambat dan tidak menimbulkan risiko baru bagi masyarakat maupun wisatawan.

Bagi wisatawan yang telah memesan tiket, pengelola TNBTS menyediakan opsi pengembalian dana (refund) maupun penjadwalan ulang (reschedule) melalui sistem aplikasi resmi.

Menurut Dewanti, keselamatan harus ditempatkan di atas kepentingan kunjungan wisata. Penutupan akses sementara menjadi pilihan yang lebih aman sampai kondisi kawasan benar-benar dinyatakan memungkinkan untuk kembali menerima wisatawan. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...
KRONIK

Wabup Ngawi Pastikan Bantu Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Angin Kencang

NGAWI – Hujan disertai angin kencang menerjang Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026) petang. Cuaca ...
KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...