Sabtu
31 Oktober 2026 | 10 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Bupati Kediri kepada Siswa Baru: Hindari Bullying dan Kurangi Bermain Gadget

pdip jatim 260713 mpls smpn ngasem 1

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan siswa baru SMPN 2 Ngasem agar tidak melakukan bullying sejak hari pertama MPLS demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan siswa baru agar tidak melakukan bullying atau perundungan, baik secara fisik maupun verbal. Hal itu dia sampaikan saat menyapa siswa baru kelas VII SMP Negeri 2 Ngasem, Senin (13/7/2026),

Pesan itu disampaikan sebagai upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai sejak hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Saat menyapa 128 siswa baru kelas VII, bupati yang akrab disapa Mas Dhito juga mengajak para pelajar lebih fokus belajar dan mengurangi penggunaan gawai.

“Saya juga ingatkan jangan melakukan bullying, baik secara fisik ataupun verbal,” ujarnya.

Menurut Mas Dhito, perundungan dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban, mulai dari hilangnya rasa percaya diri hingga munculnya ketakutan yang berkepanjangan.

Karena itu, ia meminta seluruh siswa ikut menciptakan budaya sekolah yang saling menghormati.

Mas Dhito juga berpesan agar siswa memperhatikan proses belajar mengajar dan tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi kepada pihak sekolah.

“Kalau guru sedang mengajar perhatikan. Kalian sudah SMP, kalau ada kendala lapor,” ujarnya.

Selain menemui peserta MPLS, Mas Dhito juga berdialog dengan siswa kelas VIII.

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti masih adanya pelajar yang membawa sepeda motor ke sekolah meski belum memenuhi ketentuan untuk berkendara.

Menurut bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu, persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang memerlukan peran aktif pemerintah, sekolah, dan orang tua.

“Ini yang menjadi dilema dan persoalan yang harus diselesaikan oleh pemerintah dan orang tua murid di seluruh Kabupaten Kediri,” pungkasnya.

SMP Negeri 2 Ngasem merupakan sekolah yang berdiri pada 2023 di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

Tahun ini, sebanyak 128 siswa baru mengikuti MPLS selama lima hari sebagai bagian dari pengenalan lingkungan sekolah sekaligus pembentukan karakter dan budaya belajar yang positif sejak awal. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...
EKSEKUTIF

Museum Penataran Expo 2026 Angkat Warisan Budaya Takbenda, Pemkab Blitar Luncurkan Reservasi Online

BLITAR – Museum Penataran Expo 2026 menjadi upaya Pemerintah Kabupaten Blitar mengenalkan kekayaan warisan budaya ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Larang Pungutan Perpisahan Siswa SD-SMP Negeri Surabaya, Dispendik Tegur Kasek

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melarang sekolah negeri membebani orang tua murid dengan pungutan ...