Sabtu
12 September 2026 | 6 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pesan Bupati Kediri kepada Siswa Baru: Hindari Bullying dan Kurangi Bermain Gadget

pdip jatim 260713 mpls smpn ngasem 1

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan siswa baru SMPN 2 Ngasem agar tidak melakukan bullying sejak hari pertama MPLS demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan siswa baru agar tidak melakukan bullying atau perundungan, baik secara fisik maupun verbal. Hal itu dia sampaikan saat menyapa siswa baru kelas VII SMP Negeri 2 Ngasem, Senin (13/7/2026),

Pesan itu disampaikan sebagai upaya membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai sejak hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Saat menyapa 128 siswa baru kelas VII, bupati yang akrab disapa Mas Dhito juga mengajak para pelajar lebih fokus belajar dan mengurangi penggunaan gawai.

“Saya juga ingatkan jangan melakukan bullying, baik secara fisik ataupun verbal,” ujarnya.

Menurut Mas Dhito, perundungan dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban, mulai dari hilangnya rasa percaya diri hingga munculnya ketakutan yang berkepanjangan.

Karena itu, ia meminta seluruh siswa ikut menciptakan budaya sekolah yang saling menghormati.

Mas Dhito juga berpesan agar siswa memperhatikan proses belajar mengajar dan tidak ragu menyampaikan persoalan yang dihadapi kepada pihak sekolah.

“Kalau guru sedang mengajar perhatikan. Kalian sudah SMP, kalau ada kendala lapor,” ujarnya.

Selain menemui peserta MPLS, Mas Dhito juga berdialog dengan siswa kelas VIII.

Dalam kesempatan itu, ia menyoroti masih adanya pelajar yang membawa sepeda motor ke sekolah meski belum memenuhi ketentuan untuk berkendara.

Menurut bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri itu, persoalan tersebut menjadi tantangan bersama yang memerlukan peran aktif pemerintah, sekolah, dan orang tua.

“Ini yang menjadi dilema dan persoalan yang harus diselesaikan oleh pemerintah dan orang tua murid di seluruh Kabupaten Kediri,” pungkasnya.

SMP Negeri 2 Ngasem merupakan sekolah yang berdiri pada 2023 di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

Tahun ini, sebanyak 128 siswa baru mengikuti MPLS selama lima hari sebagai bagian dari pengenalan lingkungan sekolah sekaligus pembentukan karakter dan budaya belajar yang positif sejak awal. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah Dorong Informasi Sertifikasi Halal Diperkuat, UMKM Harus Mudah Akses Layanan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong penguatan penyebaran informasi dan ...