Selasa
13 Oktober 2026 | 11 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Politik yang Tumbuh dari Tradisi Belajar

pdip-jatim-240301-sub

DI tengah politik yang semakin cepat bergerak, ukuran keberhasilan seorang politisi kerap disederhanakan pada seberapa besar elektabilitas, seberapa ramai pemberitaan, atau seberapa sering muncul di ruang publik. Padahal, politik yang bertahan lama tidak hanya dibangun oleh popularitas, tetapi juga oleh tradisi berpikir, kedisiplinan belajar, dan keteguhan memegang prinsip.

Pandangan itu disampaikan politisi senior PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, ketika mengenang perjalanan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang bertepatan dengan momentum hari ulang tahunnya pada Juli ini.

Bagi Untari, perjalanan Hasto bukan sekadar kisah seorang politisi yang meniti karier hingga menjadi sekretaris jenderal partai. Yang lebih penting adalah proses panjang yang ditempuhnya melalui belajar, berdiskusi, membaca, dan memperkaya wawasan.

“Mas Hasto adalah sosok yang sejak muda memilih jalan politik. Pilihan itu tidak dijalani secara instan, tetapi dibangun melalui proses belajar yang panjang dan konsisten,” ujarnya di Surabaya, Jumat (10/6/2026).

Pandangan tersebut sesungguhnya menyentuh persoalan yang lebih luas. Politik modern membutuhkan pemimpin yang mampu membaca perubahan zaman sekaligus memahami akar persoalan masyarakat. Kapasitas itu tidak lahir dalam semalam, melainkan melalui kebiasaan belajar yang terus dipelihara.

Menurut Untari, seorang pemimpin tidak cukup hanya memiliki kemampuan membangun dukungan politik. Ia juga harus memiliki keberanian menyampaikan gagasan dan keluasan cara pandang.

Karena itu, ia melihat kebiasaan Hasto mendalami berbagai disiplin ilmu hingga meraih gelar doktor bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan bagian dari proses membangun kualitas kepemimpinan.

Bagi Untari, kapasitas intelektual juga harus berjalan beriringan dengan konsistensi menjalankan amanat organisasi.

Ia mencontohkan, Hasto tetap menjalankan penugasan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk mendaki gunung meski dalam kondisi mengalami cedera pada kaki.

“Bagi Mas Hasto, amanat adalah tanggung jawab yang harus ditunaikan,” katanya.

Namun, refleksi Untari tidak berhenti pada sosok Hasto semata. Ia melihat politik pada hakikatnya adalah ruang pengabdian yang menuntut karakter, bukan sekadar strategi memenangkan kontestasi.

Dalam pandangannya, politik akan kehilangan makna apabila hanya dipahami sebagai perebutan kekuasaan. Sebaliknya, politik akan memberi manfaat ketika dijalankan dengan gagasan, integritas, dan keberanian mempertahankan nilai yang diyakini.

Pemikiran Bung Karno dan kepemimpinan Megawati Soekarnoputri, menurut Untari, menjadi salah satu sumber nilai yang membentuk cara pandang tersebut. Nilai-nilai itu tidak berhenti sebagai bahan diskusi, tetapi diterjemahkan dalam kerja-kerja politik sehari-hari.

Di tengah dinamika politik nasional yang terus berubah, Untari meyakini kebutuhan terhadap pemimpin yang berpikir, terus belajar, dan berpegang pada prinsip justru semakin besar.

“Bagi saya, Mas Hasto menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal memenangkan kontestasi, tetapi juga tentang menjaga gagasan, membangun karakter, dan tetap teguh pada nilai-nilai perjuangan,” ujarnya.

Barangkali di situlah letak pelajaran yang paling penting. Politik tidak semata-mata diukur dari seberapa tinggi seseorang berdiri di panggung kekuasaan, melainkan dari seberapa kuat ia membangun gagasan, merawat integritas, dan menyiapkan estafet kepemimpinan bagi generasi berikutnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...