Kamis
27 Agustus 2026 | 2 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Doding Rahmadi Tegaskan Komitmen Lestarikan Keris sebagai Warisan Budaya Trenggalek

pdip jatim 260708 suran agung di tugu 1

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan komitmennya mendukung pelestarian keris sebagai warisan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Trenggalek.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan menghadiri Srengatan Agung Pusaka Parikesit yang digelar Paguyuban Parikesit di Desa Nglongsor, Kecamatan Tugu, bertepatan dengan momentum Suran Agung atau bulan Muharam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya para pelestari keris untuk menjaga eksistensi pusaka Nusantara yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda sejak 25 November 2005.

Doding mengatakan keberadaan paguyuban pelestari keris menunjukkan bahwa tradisi dan kebudayaan di Trenggalek masih tumbuh kuat di tengah perkembangan zaman.

“Di Trenggalek ini banyak pelestari keris. Bahkan ternyata ada paguyubannya. Ini menunjukkan kekayaan budaya Trenggalek tidak kalah dengan daerah lain. Wakil rakyat hadir dalam setiap kegiatan, salah satunya budaya,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menurut Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek itu, keris bukan sekadar benda pusaka, tetapi juga menjadi bukti jejak peradaban Nusantara yang hidup dan berkembang di Trenggalek.

Karena itu, pelestarian budaya harus terus didukung melalui kolaborasi antara masyarakat, komunitas budaya, dan pemerintah daerah.

Ia menambahkan, Pemkab Trenggalek selama ini juga mendorong tumbuhnya berbagai paguyuban seni di setiap kecamatan, mulai dari paguyuban keris, tari, hingga jaranan, sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian budaya lokal.

“Kesenian jaranan misalnya, hampir setiap kecamatan dan desa memiliki paguyuban. Ini menjadi sinyal bahwa budaya di Trenggalek tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” katanya.

Doding mencontohkan Kecamatan Dongko sebagai salah satu wilayah yang masih kuat menjaga tradisi leluhur. Selain dikenal sebagai daerah dengan banyak paguyuban jaranan Turangga Yaksa, masyarakat Dongko juga rutin menggelar tradisi baritan setiap malam 1 Sura sebagai bentuk doa bersama dan ungkapan syukur.

“Kami mengapresiasi masyarakat Dongko yang masih memegang kuat warisan budaya leluhur. Tradisi seperti ini perlu terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.

Srengatan Agung Pusaka Parikesit turut dihadiri para seniman, budayawan, sesepuh Trenggalek, serta Ketua Bidang Organisasi Sekretariat Nasional Perkerisan Indonesia (SNKI), Santoso Adi Wibowo, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian keris dan budaya Nusantara. (azz/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Peternak Ayam Petelur Magetan Bakal ke Jakarta Sampaikan Aspirasi, DPRD Siap Mendampingi

MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan bakal mengawal langsung persoalan perunggasan dan anjloknya harga telur ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan Pengeboran Sumur Air Bersih di Madura

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, bantuan pengeboran sumur air bersih di Dusun Tlandung ...
HEADLINE

Sambut Muktamar ke-35 NU, PDIP Jatim Buka Posko Gratis untuk Layani Muktamirin

“Monggo mampir. Kalau lelah, bisa beristirahat sebentar. Kalau ingin memeriksa kondisi kesehatan, teman-teman ...
KRONIK

Diana Sasa Berharap Muktamar ke-35 NU Lahirkan Kepemimpinan yang Dekat dengan Persoalan Umat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih (Diana Sasa) berharap ...
LEGISLATIF

Yayuk PDIP Minta Faskes Tingkatkan Pelayanan dan Jangan Tolak Pasien

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Yayuk Bannar Sri Pangayom, berharap kepada seluruh ...
SEMENTARA ITU...

Jelang Hari Jadi ke-832, Mas Ipin Ajak Warga Jaga Alam: Minimal Jangan Rusak Ekosistem

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Mas Ipin mengajak warga menjaga kelestarian alam dan tidak merusak ekosistem ...