Kamis
09 Juli 2026 | 12 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tekad Menang 24 Pecatur Magetan di Tengah Minimnya Anggaran

IMG-20260708-WA0023

MAGETAN – Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Magetan, Rita Haryati, resmi melepas keberangkatan 24 atlet catur muda untuk berlaga dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Jawa Timur ke-57 di Kota Pacitan.

Turnamen yang berlangsung pada 8–11 Juli 2026 ini diikuti lebih dari 550 atlet pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.

​Rita menyatakan, pengiriman delegasi ini merupakan bentuk tanggung jawab moral organisasi dalam mengawal pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.

Bagi Percasi Magetan, olahraga catur tidak sekadar dimaknai sebagai permainan adu strategi di atas papan kayu, melainkan media efektif dalam membentuk kepribadian anak bangsa.

​”Jika pulang membawa piala, kami bersyukur. Namun jika belum meraih juara, setidaknya anak-anak pulang membawa pengalaman berharga dari sebuah perjuangan,” ujar Rita saat melepas kontingen.

​Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Magetan ini mengibaratkan permainan catur sebagai sebuah laboratorium karakter. Di dalam ekosistem olahraga ini, para atlet belia ditempa untuk memahami esensi kedisiplinan, komitmen, kemampuan bangkit dari kekalahan, solidaritas, serta konsistensi dalam merumuskan strategi jangka panjang.

Siasat di Tengah Keterbatasan
​Dalam ajang bergengsi tingkat provinsi ini, kontingen Magetan kembali mengandalkan pecatur berbakat, Batutah Ababil.

Pengalaman Batutah yang sudah mencicipi iklim kompetisi di level regional dan nasional diharapkan mampu menjadi motor penggerak sekaligus pemantik rasa percaya diri bagi rekan-rekan satu timnya untuk membawa pulang medali emas.

​”Semoga Batutah Ababil dan atlet lainnya dapat mengukir prestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Magetan. Kami memohon doa restu dari segenap masyarakat,” tutur Rita.

​Di sisi lain, keberangkatan tim catur Magetan kali ini diwarnai dengan semangat gotong royong demi menyiasati keterbatasan anggaran. Finansial keberangkatan disokong melalui pola kolaborasi tripartit antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Magetan, pengurus Percasi, dan para wali atlet.

​Tahun ini, KONI Magetan mengalokasikan dana pembinaan sekitar Rp20 juta yang diperuntukkan bagi sektor persiapan, latihan, serta akomodasi kontingen selama berada di Pacitan.

Kendati demikian, sesuai regulasi, kata Rita, dana taktis KONI umumnya diprioritaskan untuk cabang olahraga prestasi, sehingga belum mampu mengcover seluruh kebutuhan operasional organisasi secara menyeluruh.

​Menyiasati kondisi anggaran yang terbatas, manajemen Percasi menerapkan kebijakan akomodasi berbasis skala prioritas. Atlet yang lolos seleksi utama dibiayai penuh oleh anggaran KONI. Sementara itu, bagi atlet potensial di luar kuota seleksi utama, keberangkatan dilakukan secara swadaya oleh wali murid.

​Bahkan, demi menjaga moral bertanding para pecatur muda agar tetap tinggi, Rita Haryati secara pribadi turut merogoh kocek sendiri demi menutup defisit biaya operasional tim di lapangan.(rud/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Gresik Ringankan Beban 1.177 Petani Gagal Panen 

GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak cepat merespons dampak kekeringan yang mengakibatkan gagal panen ...
EKSEKUTIF

Hari Jadi ke-668 Momentum Wujudkan Ngawi Tumbuh, Berdaya, dan Berbudaya

NGAWI – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ngawi ke-668 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen seluruh ...
KRONIK

Tekad Menang 24 Pecatur Magetan di Tengah Minimnya Anggaran

MAGETAN – Ketua Umum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Magetan, Rita Haryati, resmi melepas ...
LEGISLATIF

Pencemaran Lingkungan di Pesisir Lamongan Masih Terjadi, Pemkab Diminta Upayakan Pencegahan Sistematis

LAMONGAN – Dugaan pencemaran lingkungan di kawasan pesisir diungkap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Tegaskan Komitmen Lestarikan Keris sebagai Warisan Budaya Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan komitmennya mendukung pelestarian keris ...
KABAR CABANG

PAC PDIP Sukowono Awali Konsolidasi dengan Selawat, Perkuat Tradisi Keagamaan

JEMBER – Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Sukowono menjadikan pembacaan selawat sebagai pembuka ...