Sabtu
13 Juni 2026 | 12 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

pdip jatim 260612 doa bersama bbk 1

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah menegaskan pentingnya merawat tradisi kebangsaan dan meneladani semangat pengabdian Bung Karno kepada rakyat.

LUMAJANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno di Kabupaten Lumajang, Jumat (12/6/2026) malam.

Kegiatan berlangsung di Glagah Arum, Senduro, Lumajang tersebut menjadi momentum untuk merawat tradisi kebangsaan sekaligus meneguhkan semangat gotong royong dan pengabdian kepada rakyat yang diwariskan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno.

Baca juga: Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam 1.000 Pohon di Lumajang

Acara yang berlangsung khidmat itu diikuti kader PDI Perjuangan dari berbagai tingkatan, termasuk kalangan generasi muda atau Gen Z. Doa bersama dipimpin langsung Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muhlisin, Gus Khoir.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, mengatakan tradisi tasyakuran dan doa bersama merupakan bagian dari budaya bangsa yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Menurutnya, bangsa Indonesia mampu bertahan hingga saat ini karena tetap menjaga tradisi menghormati dan mendoakan para pendahulu yang telah berjasa bagi bangsa dan negara.

“Tradisi tasyakuran dan doa bersama ini lahir dari kebudayaan bangsa kita. Sampai hari ini bangsa Indonesia tetap eksis karena memiliki tradisi menghormati dan mendoakan para pendahulu. Dalam ajaran Islam pun, sejak zaman Rasulullah SAW, mendoakan orang-orang yang telah mendahului merupakan bagian dari ikhtiar menjaga hubungan batin dan keteladanan,” ujar Said.

Ketua Badan Anggaran DPR RI itu menegaskan, Bulan Bung Karno tidak semata menjadi ajang mengenang sosok proklamator, tetapi juga momentum untuk meneladani nilai perjuangan, pengabdian, dan kecintaan Bung Karno kepada rakyat.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Wicaksono, menyebut rangkaian kegiatan tersebut merupakan refleksi bagi kader partai untuk terus mewarisi api perjuangan Bung Karno melalui kerja nyata di tengah masyarakat.

“Dalam rangka Bulan Bung Karno, ini menjadi refleksi bagi kita semua untuk mewarisi api perjuangannya, yang salah satunya diwujudkan melalui semangat bergotong royong. Karena itu, dalam agenda ini kami juga melaksanakan tahlil bersama dan membagikan 56 tumpeng kepada masyarakat,” kata Agus.

Sebanyak 56 tumpeng dibagikan kepada masyarakat sebagai simbol 56 tahun wafatnya Bung Karno sekaligus wujud semangat berbagi dan kebersamaan yang menjadi bagian dari nilai-nilai perjuangan sang proklamator.

Agus menambahkan, kehadiran Gus Khoir memberikan penguatan nilai spiritual sekaligus kebangsaan kepada para kader, terutama generasi muda yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam tausiyahnya, Gus Khoir mengingatkan pentingnya menjaga semangat gotong royong serta keberpihakan kepada masyarakat kecil dalam setiap aktivitas sosial dan politik.

“Gus Khoir berpesan kepada kami agar terus bergotong royong dalam membangun Lumajang. Beliau juga mengingatkan ajaran Bung Karno bahwa Tuhan berada di gubuk-gubuk rakyat. Artinya, ketika kemiskinan masih ada, maka menjadi kewajiban kita untuk ikut hadir dan membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Agus.

Menurutnya, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kader partai tidak cukup hadir hanya saat momentum politik, tetapi harus memastikan keberadaannya benar-benar dirasakan masyarakat, terutama anak yatim, kaum duafa, dan kelompok rentan lainnya.

“Karena itu, kita harus memastikan kehadiran kita di tengah-tengah anak yatim dan kaum duafa. Semangat gotong royong dan keberpihakan kepada wong cilik adalah bagian dari nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno dan harus terus dirawat,” tegasnya.

Kegiatan doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang berlangsung penuh khidmat. Selain menjadi ruang refleksi bagi kader partai, agenda tersebut juga menjadi pengingat bahwa perjuangan Bung Karno akan tetap hidup melalui semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada rakyat. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Tanam 2.000 Bibit Pohon di Glagah Arum

LUMAJANG – Peringatan bulan bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang menggelar Penanaman Pohon di Bumi ...
KRONIK

Hangatkan Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Tari Topeng Kaliwungu Sambut Pengurus PDIP Jatim

Di tengah cuaca mendung usai hujan deras, Tari Topeng Kaliwungu tampil memukau menyambut kedatangan pengurus DPD ...