Rabu
10 Juni 2026 | 4 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Anas Karno: Rentetan Kasus Kriminal di Surabaya Harus Jadi Alarm Serius bagi Semua Pihak

pdip jatim 260610 akar sambang rumah korban

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno menyoroti maraknya kasus kriminal di Kota Pahlawan. Ia meminta penguatan sinergi aparat dan pemerintah daerah untuk menjamin keamanan masyarakat serta mengusut tuntas kasus kematian pelajar

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas Karno, menyoroti maraknya kasus kriminal yang belakangan terjadi di Kota Pahlawan. Menurutnya, rentetan tindak kejahatan yang menimbulkan korban jiwa harus menjadi alarm serius bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem keamanan dan perlindungan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Anas saat mengunjungi rumah duka TJK alias Thomas (19), pelajar kelas XII SMA yang meninggal dunia setelah mengalami luka berat akibat dugaan penganiayaan oleh sekelompok remaja di kawasan Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Senin (8/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Anas mendengarkan langsung kesaksian keluarga korban yang hingga kini masih berduka atas kepergian Thomas. Suasana haru menyelimuti pertemuan ketika keluarga menceritakan detik-detik terakhir sebelum korban ditemukan dalam kondisi kritis dan akhirnya meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.

Tante korban mengungkapkan bahwa pada Sabtu malam (30/5/2026), Thomas berpamitan keluar rumah untuk membeli paket data internet sekaligus mencari makan. Tidak lama kemudian, keluarga menerima kabar bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan dilarikan ke rumah sakit.

“Dia hanya pamit cari makan sebentar. Kalau saya tahu akan terjadi seperti ini, pasti saya cegah atau saya antar sendiri,” ujarnya sambil menahan tangis.

Thomas sempat mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Namun kondisinya terus memburuk akibat luka serius yang dideritanya.

“Operasinya gagal karena otaknya mengalami pembengkakan. Menurut dokter, ada banyak pukulan benda tumpul yang menyebabkan kondisinya semakin parah,” tutur anggota keluarga korban.

Di hadapan Anas, keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan keadilan bagi korban.

“Saya minta keadilan untuk Thomas. Saya mohon kasus ini diusut sampai tuntas. Anak yang saya asuh sejak kecil harus pergi dengan keadaan seperti ini,” kata keluarga korban.

Anas Karno menegaskan bahwa kasus tersebut tidak dapat dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Menurutnya, korban merupakan seorang pelajar yang memiliki masa depan dan cita-cita untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Ini bukan sekadar kasus kriminal biasa. Ada seorang remaja yang memiliki masa depan, penerima beasiswa, yang bercita-cita melanjutkan pendidikan, tetapi harus kehilangan nyawa secara tragis. Negara harus hadir memberikan keadilan bagi keluarga korban,” tegas legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPC PDI Perjuangan Surabaya itu juga menyoroti meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai kasus kriminal yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, termasuk kasus penjambretan yang menyebabkan seorang ASN meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak agar masyarakat tetap merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jangan sampai warga Surabaya merasa takut saat keluar rumah. Keamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kejadian yang merenggut nyawa seperti ini tidak boleh dianggap biasa,” ujarnya.

Sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, Anas mendorong penguatan sinergi antara kepolisian, Satpol PP, perangkat wilayah, serta layanan darurat Command Center 112 untuk mempercepat pencegahan dan penanganan tindak kriminal.

Ia juga meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli dan penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan, sementara Pemerintah Kota Surabaya didorong mengoptimalkan pemanfaatan CCTV, patroli Satpol PP, serta respons cepat melalui layanan darurat 112.

Anas turut mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Surabaya yang telah mengamankan sejumlah tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Thomas.

“Tindakan cepat ini setidaknya bisa memberikan rasa tenang bagi keluarga korban yang sedang menuntut keadilan,” katanya.

Diketahui, Polrestabes Surabaya telah menetapkan empat remaja berinisial CJF, AAY, KVRL, dan RU sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan tersebut. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap secara menyeluruh motif maupun peran masing-masing pelaku.

Dalam kesempatan itu, Anas Karno juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...
KRONIK

Bupati Sumenep Tegaskan Sinergi dengan TNI AL Perkuat Kemajuan Daerah Maritim

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI ...
LEGISLATIF

Candra Ary Fianto: Promosi Potensi Jember Jangan Sampai Membebani ASN

Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto mendukung promosi potensi daerah melalui media sosial, namun meminta ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Rentetan Kasus Kriminal di Surabaya Harus Jadi Alarm Serius bagi Semua Pihak

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno menyoroti maraknya kasus kriminal di Kota Pahlawan. Ia meminta ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Minta TVRI Bangun Atmosfer Publik dan Maksimalkan Dampak Ekonomi Piala Dunia 2026

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta TVRI memperkuat promosi dan membangun atmosfer publik menjelang ...
LEGISLATIF

Beramai-ramai Sidak Tambang Sayutan, Pemprov Jatim Janji Penghentian Sementara

MAGETAN – Komisi D DPRD Kabupaten Magetan bersama tim gabungan Pemerintah Kabupaten Magetan dan Dinas Energi dan ...