Sabtu
05 September 2026 | 8 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPP PDI Perjuangan Nilai Jatim Berpotensi Akselerasi Elektabilitas Partai Menuju Pemilu 2029

pdip jatim 260607 penutupan bimtek 01

Penutupan Bimtek Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia menegaskan posisi strategis Jawa Timur dalam mengakselerasi elektabilitas partai menuju Pemilu 2029 melalui kerja nyata, penguatan ekonomi kerakyatan, dan kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

BALI – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menilai Jawa Timur memiliki posisi strategis untuk mengakselerasi peningkatan elektabilitas partai menuju Pemilu 2029.

Penilaian tersebut disampaikan dalam penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi PDI Perjuangan se-Indonesia Gelombang II yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (6/6/2026).

Selain menjadi forum penguatan kapasitas legislator, bimtek juga diarahkan untuk memperkuat konsolidasi organisasi partai serta menyelaraskan langkah politik kader di berbagai daerah.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk memperdalam pemahaman kader mengenai fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dijalankan DPRD di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Menurutnya, forum tersebut juga menjadi ruang berbagi pengalaman antarfraksi dalam menyikapi berbagai tantangan yang berkembang di daerah.

“Bimtek ini bicara terkait fungsi DPRD kabupaten/kota hingga provinsi. Terkait isu di daerah bisa disikapi dengan berbagi antardaerah, isu-isu kekinian, perubahan iklim daerah, hingga menghadapi tekanan fiskal,” ujar Deddy.

Selain aspek kedewanan, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai penguatan organisasi partai. DPP mendorong seluruh kader untuk semakin aktif bekerja di tengah masyarakat dan memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah.

“Untuk partai disampaikan narasumber bagaimana supaya kader PDI Perjuangan yang ada di struktural partai semakin turun ke bawah memenangkan pemilu dengan cara menghasilkan kerja nyata,” katanya.

Deddy menegaskan bahwa partai harus selalu siap menghadapi berbagai dinamika politik maupun perubahan sosial yang berkembang di masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas kader menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan organisasi menghadapi agenda politik mendatang.

Ia juga menyoroti posisi Jawa Timur yang memiliki kekuatan politik, ekonomi, dan organisasi yang signifikan dalam peta nasional. Keberadaan kepala daerah, anggota legislatif, serta struktur partai yang kuat dinilai menjadi modal penting untuk meningkatkan elektabilitas partai pada masa mendatang.

“Jatim adalah daerah besar industri. Kepala daerah ada beberapa di sana, legislatif, juga struktural partai punya tempat yang sangat penting. Partai bisa mengakselerasi meningkatkan elektabilitas,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengatakan bimtek memberikan banyak manfaat bagi kader legislatif di Jawa Timur, terutama dalam memperkuat koordinasi dengan DPP maupun fraksi-fraksi PDI Perjuangan dari berbagai daerah.

“Banyak yang bisa kita koordinasikan dengan DPP partai dan kawan-kawan fraksi lain,” ujarnya.

Menurut Deni, salah satu pesan utama yang mengemuka dalam bimtek adalah pentingnya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Legislator PDI Perjuangan didorong untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, menjaga ketahanan pangan, dan memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Salah satu yang utama yang akan dibentuk di masing-masing wilayah harus berpihak pada rakyat. Kita harus melakukan penguatan ekonomi kecil, lumbung pangan nasional kita jaga sehingga masyarakat tidak terpapar,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Jawa Timur tersebut menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mengimplementasikan berbagai program pro-rakyat melalui sinergi antara kepala daerah, fraksi, dan struktur partai.

Karena itu, hasil bimtek diharapkan menjadi bekal bagi kader legislatif untuk melahirkan regulasi dan kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Di Jatim memiliki potensi besar. Kami memiliki kepala daerah dan fraksi. Ini menjadi dorongan agar bisa menerbitkan peraturan yang berpihak pada rakyat,” tuturnya.

Menurut Deni, keberhasilan menghadirkan kebijakan yang menyentuh kebutuhan masyarakat akan menjadi modal penting dalam memperkuat kepercayaan publik sekaligus menghadapi kontestasi politik pada masa mendatang.

“Perhatian kepada rakyat di Jatim bisa lebih berhasil, dan pada Pemilu 2029 bisa memenangkan pemilu,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...
KRONIK

Di Tempat Hasto Dilahirkan, Demokrasi Dibicarakan Lewat Gamelan dan Tarian

YOGYAKARTA – Tidak ada kemewahan ruang pertemuan hotel. Tidak ada pendingin udara yang membuat suasana malam terasa ...
LEGISLATIF

Puan Dukung Penegakan Hukum 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, Minta Prosesnya Transparan

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melakukan penegakan hukum ...
KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...