Senin
01 Juni 2026 | 12 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

HUT Surabaya ke-733, Armuji Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Kota

pdip jatim 260601 hari jadi sby 2

SURABAYA – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Armuji mengakui pembangunan Kota Surabaya belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh harapan masyarakat. Meski berbagai indikator pembangunan menunjukkan capaian positif, Pemerintah Kota Surabaya menyadari masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus terus diselesaikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Armuji saat memimpin Upacara Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 di Halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5/2026).

“Kami menyadari bahwa berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah kota belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh harapan warga Surabaya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga,” ujar Armuji.

Dalam amanatnya, Armuji menegaskan bahwa peringatan HJKS bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan Kota Surabaya yang tumbuh melalui semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Surabaya besar bukan karena satu orang atau satu kelompok, tetapi karena kerja sama seluruh warganya dari kampung, balai RW, sekolah, pasar, tempat ibadah, ruang usaha hingga ruang pelayanan publik,” katanya.

Pada peringatan HJKS ke-733, Pemkot Surabaya mengusung tema “Pancasila Kuat, Surabaya Hebat”. Menurut Armuji, tema tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan kota harus tetap berpijak pada nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila bukan hanya dibaca dalam upacara, tetapi harus hidup dalam tindakan sehari-hari. Ketika warga saling menolong, ketika pemerintah hadir melayani, ketika perbedaan dijaga kerukunannya, di situlah Pancasila benar-benar bekerja,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Armuji juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Surabaya. Di sektor kesehatan, Pemkot terus memperkuat layanan melalui tiga rumah sakit umum daerah, program satu RW satu tenaga kesehatan, satu ambulans satu puskesmas, integrasi layanan primer di 153 kelurahan, serta 2.191 Posyandu Keluarga.

Upaya tersebut mendorong Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Surabaya mencapai 85,65, tertinggi di Jawa Timur. Sementara prevalensi stunting berhasil ditekan hingga 0,59 persen pada 2025.

Di bidang pendidikan, Pemkot memperluas akses pendidikan 13 tahun, memperkuat program beasiswa, serta pendidikan inklusif melalui Rumah Anak Prestasi (RAP). Tercatat sebanyak 16.801 siswa SMA, SMK, dan MA serta 5.874 mahasiswa telah menerima manfaat program Beasiswa Pemuda Tangguh.

“Ke depan kita memfokuskan pada pemberian akses pendidikan tinggi bagi anak keluarga miskin agar pendidikan menjadi senjata untuk mengubah kesejahteraan keluarga menjadi lebih baik,” katanya.

Dari sektor ekonomi, Surabaya mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,87 persen pada 2025 dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp830,54 triliun. Sementara tingkat kemiskinan turun menjadi 3,56 persen dan inflasi tetap terkendali di angka 2,96 persen.

“Capaian ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Kota Surabaya bergerak positif dan Surabaya tetap menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Jawa Timur,” ujarnya.

Pada sektor lingkungan dan infrastruktur, Pemkot Surabaya terus memperkuat pengelolaan sampah melalui TPS 3R, rumah kompos, dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Selain itu, pembangunan drainase sepanjang lebih dari 273 kilometer, pembangunan tujuh rumah pompa baru, hingga pemasangan 123.366 titik PJU dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan perkotaan.

Menurut Armuji, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat yang selama ini menjadi kekuatan utama Kota Surabaya.

“Kita terus memperkuat kampung sebagai pusat peradaban kota melalui Kampung Pancasila, balai RW, Kader Surabaya Hebat, dan gerakan gotong royong warga agar tidak ada masyarakat yang tertinggal,” katanya.

Upacara HJKS ke-733 diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari Forkopimda, kepala perangkat daerah, camat, lurah, RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kader Surabaya Hebat, hingga perwakilan negara sahabat. Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan sejarah Kota Surabaya, pemotongan tumpeng, penyerahan penghargaan, doa bersama, serta pertunjukan seni budaya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Upacara Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Pesan Persatuan Bung Karno

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak kader menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam ...
EKSEKUTIF

HUT Surabaya ke-733, Armuji Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Kota

SURABAYA – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Armuji mengakui pembangunan Kota Surabaya belum sepenuhnya ...
RUANG MERAH

Pancasila dan Jalan Pulang Bangsa Indonesia

Oleh Nur Hakim SETIAP 1 Juni, kita ramai-ramai merayakan Hari Lahir Pancasila. Trending di media sosial, upacara ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Tuban, Didik Prasetiyono Ingatkan Tekad Menang Pemilu untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melantik 206 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 20 ...
KABAR CABANG

Peringati BBK, DPC PDIP Jember Pilih Bersihkan Sungai dan Gelar 1 Juta Selawat

DPC PDI Perjuangan Jember memperingati Bulan Bung Karno dengan aksi bersih sungai dan gerakan 1 Juta Selawat untuk ...
KABAR CABANG

Deni Wicaksono Ingatkan Kader Hadapi Pertarungan Politik Digital 2029

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengingatkan kader menghadapi pertarungan politik digital ...