Senin
18 Mei 2026 | 9 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Jatim FC U-17 Makin Matang, Gresik United Academy Dibungkam 5-0

pdip jatim 260518 banteng jatim 01

Banteng Jatim FC U-17 tampil impresif usai menang 5-0 atas Gresik United Academy jelang Soekarno Cup 2026.

SURABAYA — Banteng Jatim FC U-17 menunjukkan sinyal kuat jelang tampil di Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (16/5/2026), tim muda Jawa Timur itu tampil dominan dan membungkam Gresik United Academy U-17 dengan skor telak 5-0.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang tren positif Banteng Jatim FC U-17 dalam rangkaian laga uji coba menuju turnamen antarprovinsi paling bergengsi di level usia muda itu.

Sebelumnya, mereka sukses menahan imbang Persebaya U-17 dengan skor 2-2 dan menang telak 5-0 atas Indonesia Muda Surabaya.

Manajer Banteng Jatim FC U-17, Daniel Rohi, menilai perkembangan tim merupakan hasil proses latihan yang berjalan konsisten selama beberapa bulan terakhir.

“Kami yakin tim ini akan semakin matang mencapai puncak performa saat Soekarno Cup 2026 digelar,” ujar Daniel Rohi, Senin (18/5/2026).

Pada laga melawan Gresik United Academy U-17, Banteng Jatim FC U-17 mulai menemukan ritme permainan sejak pertengahan babak pertama.

Permainan cepat satu hingga dua sentuhan menjadi ciri utama mereka sepanjang pertandingan.

Dua gol dicetak talenta muda asal Kediri, Zevando Chievo. Tiga gol lainnya lahir lewat kaki Fais Firdaus dari Bangkalan, Panji Al Mukdor asal Sidoarjo, dan M. Rifki Aditya dari Surabaya.

Tim muda binaan DPD PDI Perjuangan Jatim itu tampil agresif dengan pola permainan modern berbasis penguasaan ruang.

Saat membangun serangan, dua bek tengah membuka ruang progresi vertikal kepada double pivot, sementara fullback beberapa kali melakukan underlap untuk menciptakan overload di area tengah.

Pemain sayap menjaga lebar lapangan guna membuka ruang antarlini pertahanan lawan.

Pelatih Banteng Jatim FC U-17, Anies Septyawan, mengatakan para pemain mulai memahami identitas permainan yang ingin dibangun tim.

Menurutnya, pendekatan taktikal berbasis positional play mulai bisa diterjemahkan pemain di lapangan.

“Kami ingin tim mampu mengontrol ruang, bukan hanya bola. Jadi pemain tidak bergerak sembarangan, tetapi menjaga occupation space dan menciptakan superiority di area tertentu,” ujarnya.

Banteng Jatim menggunakan formasi dasar 4-2-3-1 yang berubah dinamis menjadi 4-3-3 ketika build-up progresif dan 3-5-2 saat memasuki fase menyerang.

Skema tersebut membuat alur serangan mereka terlihat lebih fleksibel dan cair.

Selain penguasaan bola, Banteng Jatim FC U-17 juga mulai menerapkan prinsip gegenpressing ketika kehilangan bola.

Begitu kehilangan penguasaan, para pemain langsung melakukan counter-press untuk memutus progresi serangan lawan.

Menurut Anies, organisasi pressing kini mulai terbentuk berdasarkan trigger tertentu, seperti back pass, first touch buruk, atau posisi tubuh lawan yang tertutup.

“Kami ingin membuat pressing Banteng Jatim lebih terorganisasi dan bukan sekadar mengejar bola,” katanya.

Ia juga menyebut pemain mulai terbiasa melakukan scanning sebelum menerima bola sehingga progresi permainan berjalan lebih cepat dibanding laga-laga sebelumnya.

Meski tampil impresif, Anies mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi, terutama kondisi fisik dan decision making pemain di lapangan.

“Decision making sangat penting di era sepak bola modern. Kami masih melihat ada kekurangan di aspek itu,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Manajer Eri Irawan menilai chemistry antarpemain semakin berkembang.

Menurutnya, pemain kini mulai memahami kapan harus bermain direct, kapan mengontrol tempo, hingga kapan menciptakan overload di area-area penting pertandingan.

Soekarno Cup 2026 dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik.

Turnamen pembinaan usia muda yang digelar DPP PDI Perjuangan itu akan diikuti 16 region/provinsi dari seluruh Indonesia.

Banteng Jatim FC U-17  berstatus juara bertahan setelah sukses menjuarai edisi 2025 di Bali.

Kini, dengan performa yang terus menanjak, tim muda Jawa Timur itu mulai menunjukkan sinyal siap mempertahankan tradisi prestasi mereka di kandang sendiri. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Bamusi Tulungagung Dorong Percepatan Perda Minol untuk Kendalikan Peredaran Alkohol

TULUNGAGUNG – Pengurus Cabang Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kabupaten Tulungagung mendorong DPRD dan ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC U-17 Makin Matang, Gresik United Academy Dibungkam 5-0

Banteng Jatim FC U-17 tampil impresif usai menang 5-0 atas Gresik United Academy jelang Soekarno Cup 2026. SURABAYA ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Dorong Percepatan Raperda Cadangan Pangan Kota Kediri

Yuzar Rasyid mendorong percepatan pembahasan Raperda Cadangan Pangan Kota Kediri demi memperkuat ketahanan pangan ...
KABAR CABANG

Di Tengah Konsolidasi Politik, Panggung Budaya dan Semangat Inklusif Hangatkan Pelantikan PAC PDIP Kota Madiun

Atraksi pencak silat dan tari difabel memeriahkan pelantikan PAC PDIP Kota Madiun, menghadirkan nuansa budaya dan ...
LEGISLATIF

Khamim Tohari Desak Pemkot Batu Usut Tuntas Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak PKL

Khamim Tohari mendesak Pemkot Batu mengusut tuntas dugaan pungli dan jual beli lapak PKL di Pasar Alun-Alun Kota ...
SEMENTARA ITU...

Bandara Dhoho Jadi Venue Kediri Half Marathon 2026, Pemkab Dorong Sport Tourism dan Pariwisata

Bandara Dhoho menjadi venue Kediri Half Marathon 2026 yang diikuti 5.000 peserta dan didorong jadi ajang sport ...