Sabtu
05 September 2026 | 1 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng Jatim FC U-17 Makin Matang, Gresik United Academy Dibungkam 5-0

pdip jatim 260518 banteng jatim 01

Banteng Jatim FC U-17 tampil impresif usai menang 5-0 atas Gresik United Academy jelang Soekarno Cup 2026.

SURABAYA — Banteng Jatim FC U-17 menunjukkan sinyal kuat jelang tampil di Soekarno Cup 2026. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (16/5/2026), tim muda Jawa Timur itu tampil dominan dan membungkam Gresik United Academy U-17 dengan skor telak 5-0.

Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang tren positif Banteng Jatim FC U-17 dalam rangkaian laga uji coba menuju turnamen antarprovinsi paling bergengsi di level usia muda itu.

Sebelumnya, mereka sukses menahan imbang Persebaya U-17 dengan skor 2-2 dan menang telak 5-0 atas Indonesia Muda Surabaya.

Manajer Banteng Jatim FC U-17, Daniel Rohi, menilai perkembangan tim merupakan hasil proses latihan yang berjalan konsisten selama beberapa bulan terakhir.

“Kami yakin tim ini akan semakin matang mencapai puncak performa saat Soekarno Cup 2026 digelar,” ujar Daniel Rohi, Senin (18/5/2026).

Pada laga melawan Gresik United Academy U-17, Banteng Jatim FC U-17 mulai menemukan ritme permainan sejak pertengahan babak pertama.

Permainan cepat satu hingga dua sentuhan menjadi ciri utama mereka sepanjang pertandingan.

Dua gol dicetak talenta muda asal Kediri, Zevando Chievo. Tiga gol lainnya lahir lewat kaki Fais Firdaus dari Bangkalan, Panji Al Mukdor asal Sidoarjo, dan M. Rifki Aditya dari Surabaya.

Tim muda binaan DPD PDI Perjuangan Jatim itu tampil agresif dengan pola permainan modern berbasis penguasaan ruang.

Saat membangun serangan, dua bek tengah membuka ruang progresi vertikal kepada double pivot, sementara fullback beberapa kali melakukan underlap untuk menciptakan overload di area tengah.

Pemain sayap menjaga lebar lapangan guna membuka ruang antarlini pertahanan lawan.

Pelatih Banteng Jatim FC U-17, Anies Septyawan, mengatakan para pemain mulai memahami identitas permainan yang ingin dibangun tim.

Menurutnya, pendekatan taktikal berbasis positional play mulai bisa diterjemahkan pemain di lapangan.

“Kami ingin tim mampu mengontrol ruang, bukan hanya bola. Jadi pemain tidak bergerak sembarangan, tetapi menjaga occupation space dan menciptakan superiority di area tertentu,” ujarnya.

Banteng Jatim menggunakan formasi dasar 4-2-3-1 yang berubah dinamis menjadi 4-3-3 ketika build-up progresif dan 3-5-2 saat memasuki fase menyerang.

Skema tersebut membuat alur serangan mereka terlihat lebih fleksibel dan cair.

Selain penguasaan bola, Banteng Jatim FC U-17 juga mulai menerapkan prinsip gegenpressing ketika kehilangan bola.

Begitu kehilangan penguasaan, para pemain langsung melakukan counter-press untuk memutus progresi serangan lawan.

Menurut Anies, organisasi pressing kini mulai terbentuk berdasarkan trigger tertentu, seperti back pass, first touch buruk, atau posisi tubuh lawan yang tertutup.

“Kami ingin membuat pressing Banteng Jatim lebih terorganisasi dan bukan sekadar mengejar bola,” katanya.

Ia juga menyebut pemain mulai terbiasa melakukan scanning sebelum menerima bola sehingga progresi permainan berjalan lebih cepat dibanding laga-laga sebelumnya.

Meski tampil impresif, Anies mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi, terutama kondisi fisik dan decision making pemain di lapangan.

“Decision making sangat penting di era sepak bola modern. Kami masih melihat ada kekurangan di aspek itu,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Manajer Eri Irawan menilai chemistry antarpemain semakin berkembang.

Menurutnya, pemain kini mulai memahami kapan harus bermain direct, kapan mengontrol tempo, hingga kapan menciptakan overload di area-area penting pertandingan.

Soekarno Cup 2026 dijadwalkan berlangsung Agustus mendatang di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik.

Turnamen pembinaan usia muda yang digelar DPP PDI Perjuangan itu akan diikuti 16 region/provinsi dari seluruh Indonesia.

Banteng Jatim FC U-17  berstatus juara bertahan setelah sukses menjuarai edisi 2025 di Bali.

Kini, dengan performa yang terus menanjak, tim muda Jawa Timur itu mulai menunjukkan sinyal siap mempertahankan tradisi prestasi mereka di kandang sendiri. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ingatkan Ancaman Populisme Otoriter, Dorong Lima Agenda Ketahanan Demokrasi

YOGYAKARTA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengingatkan menguatnya populisme otoriter dapat ...
KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...