PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon menggencarkan konsolidasi hingga anak ranting untuk memperkuat soliditas kader di akar rumput.
MOJOKERTO — PAC PDI Perjuangan Kecamatan Prajuritkulon Kota Mojokerto terus menggencarkan konsolidasi internal hingga tingkat ranting dan anak ranting sebagai upaya memperkuat soliditas kader di akar rumput.
Melalui agenda konsolidasi dan silaturrahim partai, jajaran pengurus PAC secara bertahap mendatangi seluruh pengurus ranting dan anak ranting se-Kecamatan Prajuritkulon.
Wakabid Keanggotaan, Organisasi, Pemenangan Pemilu, dan Sumber Daya PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon, Dedy Utomo, mengatakan proses konsolidasi tersebut ditargetkan rampung pada Mei 2026.
“Ini bukan sekadar agenda silaturrahim biasa, tetapi bagian dari semangat perjuangan untuk memantapkan struktur partai sampai tingkat anak ranting,” ujar Dedy, Jumat (15/5/2026).
Menurut Dedy, penguatan struktur hingga level bawah menjadi langkah penting untuk menjaga mesin partai tetap hidup dan aktif di tengah masyarakat.
PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon ingin memastikan seluruh kader bergerak bersama dengan semangat gotong royong dan soliditas organisasi.
“Kami ingin memastikan seluruh kader bergerak bersama, solid, dan memiliki semangat gotong royong untuk membesarkan partai,” katanya.
Suasana konsolidasi berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan.
Sejumlah pengurus ranting dan anak ranting tampak aktif berdiskusi mengenai penguatan organisasi dan strategi mendekatkan partai dengan masyarakat.
Dedy juga menyoroti hasil Pemilu 2024 di Kecamatan Prajuritkulon yang disebut menjadi bahan evaluasi bersama seluruh kader.
Berdasarkan perolehan suara, Prajuritkulon tercatat menjadi kecamatan dengan capaian suara PDI Perjuangan terendah dibanding wilayah lain.
Karena itu, momentum konsolidasi kali ini dijadikan titik kebangkitan untuk memperkuat komunikasi politik dan meningkatkan kehadiran partai di tengah masyarakat.
“Kami menjadikan ini cambuk semangat untuk bangkit,” tegasnya.
PAC PDI Perjuangan Prajuritkulon juga meminta seluruh kader aktif turun langsung menyapa masyarakat serta memperkuat kerja gotong royong di lingkungan masing-masing.
Menurut Dedy, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga kedekatan kader dengan warga.
“Seluruh kader harus turun langsung menyapa masyarakat, memperkuat kerja gotong royong, dan menjaga marwah partai,” ujarnya.
Ia optimistis dengan struktur partai yang semakin solid hingga tingkat anak ranting, kekuatan PDI Perjuangan di Prajuritkulon akan kembali menguat. (yols/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










