Rabu
13 Mei 2026 | 2 : 51

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Musancab PDIP Surabaya, Tari Satyam Eva Jayate Manifestasikan Perjuangan Rakyat

PDIP-Jatim Musancab Surabaya 05102026

SURABAYA – Tari Satyam Eva Jayate menjadi pembuka epik dalam gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Surabaya di Grand Empire Surabaya, pada Minggu (10/5/2026).

Tarian kreasi Sanggar Omah Budaya Prajanara, binaan Puti Guntur Soekarno, itu sukses memukau para peserta yang hadir.

Lenggak-lenggok tiap gerakan punya makna mendalam, menggabungkan berbagai elemen Jawa Timur seperti Reog Ponorogo, seni jaranan, hingga tarian keprajuritan, dengan tokoh utama banteng hitam moncong putih.

Koreografer pementasan, Caroko Pakwijoayo, menyebut bahwa penampilan di panggung Musancab ini pun menjadi momen pertama kalinya karya tersebut ditarikan secara utuh di depan publik.

Makna utama tarian memang diselarakan dengan visi misi PDI Perjungan, salah satu partai tertua di Indonesia, yang memegang teguh ajaran soekarnois untuk rakyat.

Seperti namanya, tari Satyam Eva Jayate menceritakan manifestasi perjuangan rakyat untuk mendapatkan haknya, yang selaras dengan visi kerakyatan.

“Kita menyatukan semua itu diringkas di karya ini untuk menonjolkan apresiasi anak bangsa melalui program-program yang telah diberikan oleh Ibu Puti Guntur Soekarno,” ujar Caroko.

Untuk itu, sebanyak 20 penari betul-betul difokuskan, meski waktu latihan dan pembuatan koreografi terbilang singkat, hanya 3 hari. Terlebih, latar belakang penari yang terlibat sangat beragam, mulai dari pelajar SMP hingga pekerja berusia 25 tahun. Berkat dukungan Puti Guntur dan kekompakan tim, akhirnya pertunjukan berlangsung lancar.

“Sangat sulit dan berat karena kami hanya dikabari H-3. Kami kesulitan berkumpul karena ada yang sibuk kerja, kuliah dan sekolah. Kami baru bisa melakukan gladi bersih pada H-1 malam,” jelasnya.

Melalui tarian ini, tambah Caroko, para pemuda ingin menyampaikan pesan tentang semangat “Indonesia Maju” dan pentingnya pelestarian budaya. la berharap, dukungan terhadap ruang kreatif bagi pelajar dan mahasiswa ini dapat terus berlanjut di masa depan.

“Harapan saya dan teman-teman, semoga program ini bisa terus ada ke depannya karena kami sebagai mahasiswa dan pelajar sangat butuh wadah seperti ini,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Perkuat Narasi Digital, DPC Ngawi Gembleng Kader Muda Kelola Media Sosial

NGAWI – Dinamika era digital telah mengubah perilaku publik secara fundamental, mulai dari cara mengakses informasi ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Jadi Basis Judi Online Internasional

Puan Maharani mengingatkan pentingnya antisipasi agar Indonesia tidak menjadi basis operasional judi online ...
SEMENTARA ITU...

Dari Anak Buruh Tani, Hafif Memilih Masuk Politik: “Anak Muda Jangan Cuma Mengeluh dari Kejauhan”

Kisah Hafif Rohmatullah, anak buruh tani asal Jember yang memilih masuk politik lewat PDIP demi memperjuangkan ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Pramuka Harus Cetak Generasi Tangguh dan Berakhlak Mulia

Rijanto menegaskan Gerakan Pramuka harus menjadi ruang pembinaan generasi muda yang tangguh, disiplin, dan ...
KABAR CABANG

PDIP Tulungagung Minta Plt Bupati Tidak Sewenang-wenang Hentikan Pelaksanaan Kegiatan Sesuai APBD

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung tidak ...
LEGISLATIF

Legislator PDIP Soroti Validitas Data Stunting dan Pergeseran Anggaran Dinkes Jember

Legislator PDIP DPRD Jember menyoroti validitas data stunting dan pergeseran anggaran Dinkes yang dinilai belum ...