Minggu
28 Juni 2026 | 2 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Buka Musancab PDIP Surabaya, Tari Satyam Eva Jayate Manifestasikan Perjuangan Rakyat

PDIP-Jatim Musancab Surabaya 05102026

SURABAYA – Tari Satyam Eva Jayate menjadi pembuka epik dalam gelaran Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PDI Perjuangan Surabaya di Grand Empire Surabaya, pada Minggu (10/5/2026).

Tarian kreasi Sanggar Omah Budaya Prajanara, binaan Puti Guntur Soekarno, itu sukses memukau para peserta yang hadir.

Lenggak-lenggok tiap gerakan punya makna mendalam, menggabungkan berbagai elemen Jawa Timur seperti Reog Ponorogo, seni jaranan, hingga tarian keprajuritan, dengan tokoh utama banteng hitam moncong putih.

Koreografer pementasan, Caroko Pakwijoayo, menyebut bahwa penampilan di panggung Musancab ini pun menjadi momen pertama kalinya karya tersebut ditarikan secara utuh di depan publik.

Makna utama tarian memang diselarakan dengan visi misi PDI Perjungan, salah satu partai tertua di Indonesia, yang memegang teguh ajaran soekarnois untuk rakyat.

Seperti namanya, tari Satyam Eva Jayate menceritakan manifestasi perjuangan rakyat untuk mendapatkan haknya, yang selaras dengan visi kerakyatan.

“Kita menyatukan semua itu diringkas di karya ini untuk menonjolkan apresiasi anak bangsa melalui program-program yang telah diberikan oleh Ibu Puti Guntur Soekarno,” ujar Caroko.

Untuk itu, sebanyak 20 penari betul-betul difokuskan, meski waktu latihan dan pembuatan koreografi terbilang singkat, hanya 3 hari. Terlebih, latar belakang penari yang terlibat sangat beragam, mulai dari pelajar SMP hingga pekerja berusia 25 tahun. Berkat dukungan Puti Guntur dan kekompakan tim, akhirnya pertunjukan berlangsung lancar.

“Sangat sulit dan berat karena kami hanya dikabari H-3. Kami kesulitan berkumpul karena ada yang sibuk kerja, kuliah dan sekolah. Kami baru bisa melakukan gladi bersih pada H-1 malam,” jelasnya.

Melalui tarian ini, tambah Caroko, para pemuda ingin menyampaikan pesan tentang semangat “Indonesia Maju” dan pentingnya pelestarian budaya. la berharap, dukungan terhadap ruang kreatif bagi pelajar dan mahasiswa ini dapat terus berlanjut di masa depan.

“Harapan saya dan teman-teman, semoga program ini bisa terus ada ke depannya karena kami sebagai mahasiswa dan pelajar sangat butuh wadah seperti ini,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peternak Ayam Petelur Tertekan, Sonny Dorong Kementan Lakukan Langkah-Langkah Bantuan

JAKARTA – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) untuk ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Batu Gelar Turnamen Catur, Tanamkan Pola Pikir Strategis ala Bung Karno

DPC PDI Perjuangan Kota Batu menggelar Turnamen Catur Piala Bung Karno 2026 sebagai upaya membumikan nilai ...
KABAR CABANG

Berangkat Pukul 04.30 dari Malang, Amelia ke Kediri untuk Melukis Bung Karno

Lomba Melukis Wajah Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menarik 171 peserta dari berbagai ...
KABAR CABANG

Dari Papan Catur, PDIP Kota Madiun Menyalakan Semangat Bung Karno kepada Generasi Muda

DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar Open Turnamen Catur Piala Ketua DPC dalam rangka Bulan Bung Karno. ...
KRONIK

Rocky Gerung Jadikan Fatimah BEM UI Contoh Keberanian Intelektual Gen Z

SURABAYA – Pengamat politik Rocky Gerung menyebut Wakil Ketua BEM Universitas Indonesia (UI), Fatimah Azzahra, ...
KABAR CABANG

Senam Sicita di Lapangan Karanganyar Tutup Rangkaian Gebyar Bulan Bung Karno 2026 di Ngawi

NGAWI – Lapangan Desa Karanganyar, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi menjadi lokasi penutup rangkaian gebyar ...