Rabu
12 Agustus 2026 | 12 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Novita Hardini Dorong Event Desa Wisata Tak Sekadar Meriah, Tapi Berdampak bagi Warga

pdip jatim 260510 reses ponorogo 1

Novita Hardini mendorong event desa wisata tak hanya meriah, tetapi juga berdampak bagi ekonomi warga dan lingkungan.

PONOROGO — Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menegaskan bahwa penyelenggaraan event nasional di Indonesia harus mulai bergeser dari sekadar mengejar kemeriahan menuju event yang lebih humanis, berkelanjutan, dan berdampak nyata bagi masyarakat lokal.

Pernyataan itu disampaikan Novita saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Event Nasional Berkualitas Berbasis Desa Wisata di Taman Jatimori, Ponorogo, Minggu (10/5/2026).

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, keberhasilan sebuah event hari ini tidak cukup hanya diukur dari ramainya penonton atau bagusnya dokumentasi acara.

“Event adalah ruang pertemuan antarmanusia. Tempat lahirnya cerita, harapan, inspirasi, dan kebersamaan,” ujar Novita.

Dia menilai, event nasional yang berkualitas harus mampu memberi dampak ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal.

Ia menyoroti pentingnya menghadirkan kegiatan yang tidak menghabiskan sumber daya secara berlebihan serta tetap memberdayakan masyarakat sekitar.

“Kita ingin menghadirkan event yang tidak menghabiskan sumber daya secara berlebihan, peduli lingkungan, serta memberdayakan masyarakat lokal,” katanya.

Di hadapan penggerak desa wisata, Novita juga menekankan bahwa masyarakat tidak boleh hanya dijadikan penonton dalam sebuah acara besar.

Menurutnya, event yang baik justru harus membuka ruang bagi pelaku UMKM kecil, seniman daerah, hingga pekerja di balik layar untuk ikut tumbuh bersama.

Ia menyebut konsep event humanis menjadi penting agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat langsung dari sebuah kegiatan.

“Event yang humanis adalah event yang menghadirkan rasa. Ketika sebuah event diselenggarakan dengan hati, maka energi positifnya akan dirasakan banyak orang,” tambahnya.

Melalui kegiatan peningkatan kapasitas tersebut, Novita berharap desa wisata di Ponorogo dan sekitarnya mampu menjadi ruang tumbuh yang kreatif, inklusif, dan berdaya saing.

Menurutnya, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif berbasis kerakyatan memiliki peluang besar menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa.

Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Asdep Event Nasional Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo, serta pakar dari Yayasan Jember Fashion Carnival (JFC). (jrs/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...