TUBAN – Di tengah kepungan gaya hidup digital yang serba cepat, upaya mengembalikan kesadaran masyarakat akan pentingnya aktivitas fisik terus digalakkan di daerah.
Di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sebuah inisiatif kesehatan muncul melalui aktivitas senam aerobik rutin yang kini mulai menjadi ruang interaksi sosial baru bagi warga.
Kegiatan yang diprakarsai oleh Sanggar Senam “Cantik Merdeka” di bawah naungan DPC PDI Perjuangan Tuban ini, digelar intensif empat kali dalam seminggu.
Fokusnya sederhana namun fundamental: memastikan warga memiliki akses terhadap olahraga yang terukur dan konsisten.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Ony Setyawan, mengungkapkan bahwa olahraga seperti senam bukan sekadar aktivitas fisik musiman, melainkan investasi jangka panjang untuk kebugaran tubuh dan stabilitas emosi.
”Di era modern ini, manusia perlu menyeimbangkan antara aktivitas digital dan fisik. Hadirnya komunitas senam ini diharapkan memberi manfaat besar dalam meningkatkan pola hidup sehat, sekaligus mempererat tali silaturahim masyarakat luas,” ujar Ony, Minggu (3/5/2026).

Sehat luar dan dalam
Lilik Setyani, pengelola Sanggar Senam Cantik Merdeka sekaligus Wakil Ketua Bidang Kesehatan dan Perempuan DPC PDI Perjuangan Tuban, menjelaskan bahwa aerobik dipilih karena sifatnya yang inklusif dan efektif bagi semua kalangan, terutama perempuan.
Menurut Lilik, senam ini diadakan untuk menjaga kesehatan secara holistik, baik dari sisi penampilan fisik maupun kebugaran organ dalam. Namun, lebih dari sekadar gerak tubuh, sanggar ini diarahkan menjadi wadah edukasi.
”Sanggar ini terbuka untuk masyarakat umum. Selain mendapatkan kebugaran, warga bisa berbagi informasi dan menambah wawasan mengenai manfaat setiap gerakan aerobik. Ini adalah ajang berbagi,” kata Lilik.(dian/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










