Sabtu
31 Oktober 2026 | 12 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

May Day, PDIP Surabaya Rangkul Ojol Perempuan: Serap Aspirasi hingga Salurkan Bantuan

pdip jatim 260501 hari buruh sby 3

PDIP Surabaya rangkul 250 ojol perempuan saat May Day 2026, salurkan bantuan dan serap aspirasi pekerja informal.

SURABAYA — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 dimaknai berbeda oleh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya. Tak sekadar seremoni, partai berlambang banteng itu turun langsung menyapa sekitar 250 pengemudi ojek online (ojol) perempuan dengan menggelar aksi sosial di kantor DPC, Jumat (1/5/2026).

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, para ojol perempuan dari berbagai penjuru kota tidak hanya menerima paket sembako, tetapi juga diberi ruang untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada para pemangku kebijakan.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDIP Tri Rismaharini, Wakil Wali Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDIP Surabaya Armuji, serta jajaran pengurus partai lainnya.

Selain pembagian bantuan sembako, forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka. Berbagai persoalan disampaikan para ojol perempuan, mulai dari kebutuhan hunian layak, perlindungan kerja, hingga akses jaminan sosial.

Armuji menegaskan, pihaknya membuka ruang pengaduan setiap hari dan berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Kalau ada kesulitan, kami tidak hanya menunggu, tapi juga turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi pekerja rentan, termasuk ojol, agar hak-hak dasar seperti jaminan kesehatan dan perlindungan kerja tetap terpenuhi.

Sekretaris DPC PDIP Surabaya, Syaifuddin Zuhri, menekankan bahwa momentum Hari Buruh harus menjadi ruang nyata untuk menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak pada pekerja.

Ia menyebut kondisi ekonomi global yang tidak menentu berpotensi menekan kelompok pekerja informal, sehingga dibutuhkan kebijakan yang adaptif dan responsif.

“Kelompok buruh, termasuk ojol, perlu perhatian lebih, mulai dari kebutuhan dasar hingga jaminan sosial seperti BPJS,” ujarnya.

Sementara itu, Bendahara DPC PDIP Surabaya, Agatha Retnosari, menyoroti realitas bahwa banyak perempuan menjadi ojol karena tuntutan ekonomi, bukan pilihan utama.

“Sebagian besar dari mereka terpaksa menjadi ojol, padahal risikonya sangat tinggi,” ujarnya.

Menurutnya, para ojol perempuan harus menghadapi berbagai tantangan di lapangan, mulai dari risiko kecelakaan hingga ancaman keamanan, termasuk potensi kekerasan.

“Mereka harus meninggalkan keluarga di rumah, sementara di jalan menghadapi berbagai risiko. Ini realitas yang tidak bisa diabaikan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PDIP Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah aspirasi bagi pekerja informal, khususnya ojol perempuan.

“Harapannya, PDIP bisa menjadi rumah bersama, tempat mereka menyampaikan keluhan tanpa ragu,” kata Agatha.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif, eksekutif, dan struktur partai agar setiap aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara konkret. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dukung 18 Tuntutan Mahasiswa, DPRD Jember Siapkan Surat ke Pemerintah Pusat

JEMBER – DPRD Jember berjanji meneruskan 18 tuntutan mahasiswa kepada pemerintah pusat. Namun, lembaga legislatif ...
LEGISLATIF

Sri Untari Usulkan Wayang Dikembangkan dengan AI agar Diminati Generasi Muda

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mengusulkan pemanfaatan kecerdasan buatan atau ...
LEGISLATIF

DPRD Tulungagung Sahkan 5 Perda, Fraksi PDI Perjuangan Soroti Isu Pendidikan hingga Disabilitas

TULUNGAGUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung bersama eksekutif resmi mengesahkan lima ...
LEGISLATIF

Buleks Apresiasi Prestasi Bank Suroboyo, Minta Kinerja Lima Tahun Berturut-turut Dipertahankan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Budi Leksono, mengapresiasi capaian BPR Surya Artha Utama (BPR SAU) atau ...
SEMENTARA ITU...

Pemkot Surabaya Kembangkan Taman Hutan Kota Jeruk, Warga Desil 1 hingga 3 Diprioritaskan Kelola Usaha

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan pengembangan Taman Hutan Kota Jeruk di Kecamatan ...
LEGISLATIF

Bangun Ekonomi Berbasis Zero Waste, Sri Untari Gandeng Warga Empat Desa di Kabupaten Malang

MALANG – Empat desa di Kabupaten Malang disiapkan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah berbasis zero waste ...