PDIP Kabupaten Malang perkuat regenerasi dengan 50 persen pengurus PAC diisi Gen Z untuk hadapi tantangan politik ke depan.
MALANG — Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto menegaskan setengah dari jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP di Kabupaten Malang periode 2026–2030 diisi generasi muda atau Gen Z sebagai bagian dari strategi regenerasi partai.
Hal itu dia sampaikan dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di Kantor DPC PDIP Kabupaten Malang, Sabtu (25/4/2026).
“Kita harus melihat cakrawala politik ke depan. Tahun 2029–2030, Gen Z akan menjadi kekuatan besar, sehingga ruang bagi anak muda harus dibuka,” ujar Didik.

Dia menjelaskan, Musancab merupakan tahapan lanjutan setelah Kongres, Konferda, dan Konfercab untuk membentuk kepengurusan di tingkat kecamatan.
Dalam struktur baru, keterlibatan Gen Z ditargetkan mencapai 40 hingga 50 persen, sekaligus menjadi implementasi Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2026.
Menurutnya, generasi muda tidak hanya dilibatkan secara struktural, tetapi juga dalam kerja-kerja politik di lapangan. “Gen Z akan turun langsung ke masyarakat, memperkenalkan partai dan mengajak masyarakat terlibat,” tegasnya.
Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, Abdul Qodir (Adeng), menilai masuknya Gen Z menjadi energi baru dalam tubuh partai. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara kader senior dan generasi muda agar organisasi tetap solid dan adaptif.

“Gen Z membawa kreativitas dan cara komunikasi yang relevan dengan zaman,” ujarnya.
Namun demikian, Adeng mengingatkan agar kader muda tetap berpegang pada nilai-nilai Marhaenisme sebagai dasar perjuangan. “Berpartai bukan sekadar gaya. Ideologi harus menjadi kompas untuk membela rakyat kecil,” tegasnya.
Adeng berharap PAC yang baru mampu menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah.
Ia optimistis kombinasi pengalaman kader senior dan semangat Gen Z akan memperkuat struktur partai hingga ke tingkat akar rumput. “Jadikan kantor partai sebagai rumah rakyat, dan buktikan dengan kerja nyata,” pungkasnya. (ull/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










