Selasa
03 November 2026 | 1 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Usman Ependi Dorong UMKM Perempuan Kota Madiun Naik Kelas

pdip jatim 260423 usep dampingi umkm 1

Usman Ependi turun langsung dampingi UMKM perempuan di Madiun dalam momentum Hari Kartini, dorong usaha naik kelas lewat digitalisasi.

MADIUN — Momentum Hari Kartini dimanfaatkan Usman Ependi untuk turun langsung memberikan edukasi dan pendampingan kepada pelaku UMKM perempuan agar mampu berkembang dan bersaing di tengah perubahan zaman.

Pendampingan dilakukan di lapak usaha milik Wahyu Lestari di Jalan Abdul Rahman Saleh, Kota Madiun, sebagai bagian dari instruksi DPP PDI Perjuangan dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

“Ini bukan sekadar seremonial. Kami turun langsung untuk memberikan edukasi dan pendampingan, khususnya kepada UMKM perempuan agar bisa berkembang lebih baik,” ujar Usman, Rabu (22/4/2026).

Dalam pendampingan tersebut, Usman menekankan pentingnya manajemen usaha yang tertata, mulai dari pelayanan hingga strategi pemasaran.

Ia juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. “Pelayanan yang baik akan membangun loyalitas pelanggan. Sementara digitalisasi menjadi kunci agar produk lebih dikenal luas,” jelasnya.

Menurut Usman, sektor UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Karena itu, pihaknya memastikan dukungan akan terus diberikan, baik melalui kebijakan di DPRD maupun pendampingan langsung di lapangan. “Kalau UMKM tumbuh, ekonomi daerah ikut bergerak. Ini yang terus kami kawal,” tegasnya.

Sementara itu, Wahyu Lestari mengaku mendapatkan banyak manfaat dari pendampingan yang diberikan, terutama terkait pengelolaan usaha dan strategi pemasaran.

“Banyak ilmu baru yang kami dapatkan. Ini sangat membantu untuk pengembangan usaha ke depan,” ungkapnya.

Usaha yang dijalankan Wahyu di bawah nama “Lestari Abadi” menawarkan berbagai menu kuliner khas, mulai dari dawet Madiun, rujak cingur, hingga produk kemasan bumbu kacang bermerek “Bu Pariyem”.

Dengan dukungan tersebut, ia berharap UMKM yang dikelolanya dapat terus berkembang sekaligus menjadi bukti bahwa perempuan mampu mandiri secara ekonomi. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...