TULUNGAGUNG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten, Erma Susanti, menegaskan bahwa pelibatan Gen Z dalam pengisian struktur Pengurus Anak Cabang (PAC) telah melalui proses panjang dan sudah dibekali ideologi yang matang.
“Semua struktur sudah dibekali ideologi melalui pendidikan politik. Bukan asal comot, tapi sudah melalui proses panjang,” ujar Erma usai kegiatan Musancab 2026, pada Minggu (19/4/2026).
Menurut Erma, pihaknya telah membuka rekruitmen terbuka bagi genersi muda dan dipublikasikan melalui medsos sebelum pelaksanaan Musancab 2026.
Selain itu, beberapa bulan terakhir DPC Tulungagung juga aktif melaksanakan pelatihan kepemimpinan, pendidikan politik maupun diskusi yang melibatkan generasi muda.
“Dalam kegiatan reses kami juga mengajak generasi muda, karena kita sadar masa depan bangsa ini akan ditentukan oleh generasi muda,” jelas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini.
Erma menambahkan, pelibatan generasi muda pada setiap kegiatan Partai, bukan hanya untuk kepentingan elektoral. Namun sebagai upaya untuk menyiapkan generasi muda sebagai pemimpin masa depan dan menghadapi surplus demografi yang terjadi 2030 hingga 2045 mendatang.
Meski demikian, pihaknya belum melakukan pendataan seberapa besar Gen Z atau Generasi Milenial di Kabupaten Tulungagung yang sudah bergabung dengan PDI Perjuangan. Keanggotaan Partai, tambah dia, harus melalui mekanisme KTA di luar pendidikan politik yang sudah sering dilakukan.
“Kalau struktur PAC semua sudah terpenuhi. Dari 11 struktur jabatan, 4 harus perempuan dan 3 orang usia di bawah 35 tahun. Termasuk Ketua, Sekretaris, Bendahara, salah satu harus usia di bawah 35 tahun,” tutupnya. (sin/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












