Selasa
27 Oktober 2026 | 10 : 18

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPP PDIP Apresiasi Kinerja Jatim di Bawah Said Abdullah, Dinilai Inovatif dan Inklusif

pdip jatim 260412 azwar anas

SURABAYA — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan memberikan apresiasi terhadap kinerja DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di bawah kepemimpinan Said Abdullah yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan dan semakin inklusif.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua DPP Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan, Abdullah Azwar Anas, dalam kegiatan halalbihalal PDI Perjuangan Jatim di Surabaya, Minggu (12/4/2026).

Menurut Anas, kepemimpinan Said Abdullah mendorong PDI Perjuangan Jatim menjadi lebih peka terhadap potensi daerah, menghadirkan berbagai inovasi, serta membuka ruang kolaborasi dengan berbagai kalangan.

Baca juga: Said Abdullah Tegaskan Jatim Rumah Ijo-Abang, NU dan PDIP Tak Terpisahkan

Ia mencontohkan keterlibatan para kiai, gus, dan ning dalam kegiatan tersebut sebagai bukti bahwa PDIP Jatim tidak terjebak dalam pola komunikasi tertutup atau “echo chamber”.

“Hari ini adalah contoh nyata DPD mengantisipasi echo chamber. Kegiatan ini tidak hanya mengundang kader, tetapi juga pihak lain,” ujarnya.

Selain itu, Anas juga mengapresiasi terobosan dalam pembentukan kepengurusan pengurus anak cabang (PAC) yang dinilai progresif, terutama dalam pelibatan generasi muda dan perempuan.

Ia menyebut, komposisi pengurus PAC kini diatur dengan ketentuan minimal 20 persen berusia di bawah 35 tahun serta 30 persen keterwakilan perempuan, disertai sejumlah aturan untuk mendorong regenerasi dan mencegah dominasi elite lama.

“Inisiatif ini luar biasa. Saya melihat ada upaya serius menjangkau generasi muda dan memperkuat struktur partai,” katanya.

Menurut Anas, langkah tersebut sejalan dengan arah transformasi yang didorong DPP PDI Perjuangan, yakni transformasi pengelolaan sumber daya, strategi pemenangan, serta penguatan isu dan kemitraan.

Tak hanya pada struktur partai, DPP juga menyoroti kinerja kepala daerah dari PDI Perjuangan di Jawa Timur yang dinilai tetap inovatif di tengah keterbatasan fiskal.

Ia mencontohkan sejumlah program, seperti pengelolaan sampah di Surabaya, inovasi penukaran sampah dengan insentif di Trenggalek, hingga kebijakan progresif di Kediri.

“Di tengah tekanan fiskal, inovasi kepala daerah PDI Perjuangan tetap tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Anas juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar seluruh kader terus berinovasi dalam melayani rakyat, khususnya kelompok kecil dan rentan.

Ia berharap momentum halalbihalal ini dapat semakin memperkuat kolaborasi antara partai dan berbagai elemen masyarakat di Jawa Timur.

“Atas nama DPP, kami menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh kader. Semoga ini menjadi awal penguatan kolaborasi ke depan,” pungkasnya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...