Selasa
27 Oktober 2026 | 11 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Said Abdullah Tegaskan Jatim Rumah Ijo-Abang, NU dan PDIP Tak Terpisahkan

pdip jatim 260413 mhsa 1

SURABAYA — Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan basis sosial-politik “Ijo-Abang” yang mencerminkan persatuan antara kalangan santri dan nasionalis.

“Ijo adalah simbol santri, cerminan kekuatan Nahdlatul Ulama. Abang adalah simbol nasionalis, kekuatan PDI Perjuangan. Keduanya menjadi akar politik hingga ke kampung-kampung di Jawa Timur,” ujar Said dalam acara Halalbihalal DPD PDI Perjuangan Jatim di Hotel Shangrila Surabaya, Minggu (12/4/2026).

Menurut Said, pembelahan sosial antara santri dan abangan yang pernah digambarkan Clifford Geertz sejak era 1950-an kini semakin melebur. Bahkan, dalam berbagai survei nasional, basis pemilih NU banyak yang menyalurkan dukungan politiknya kepada PDI Perjuangan.

“Karena memiliki akar yang sama, tidak boleh ada jarak di antara kita. Justru harus terus bergandengan tangan antara NU dan PDI Perjuangan dalam membangun bangsa,” tegasnya.

Ia menjelaskan, secara sosiologis santri dan abangan memiliki kesamaan nasib sebagai kelompok masyarakat akar rumput yang menghadapi tantangan ekonomi, pendidikan, dan akses pekerjaan. Karena itu, keduanya dinilai memiliki kepentingan yang sama dalam perjuangan kesejahteraan.

Lebih lanjut, Said menegaskan bahwa kesamaan tersebut juga tercermin dalam aspek ideologis. Nilai-nilai ke-NU-an yang mengusung Islam wasathiyah—dengan prinsip moderasi, keseimbangan (tawazun), dan toleransi (tasamuh)—sejalan dengan semangat kebangsaan yang diperjuangkan PDI Perjuangan.

“Keislaman harus memayungi, memberi rahmat, dan kedamaian. Bukan dihadirkan secara menakutkan, apalagi terhadap sesama anak bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Said juga mengingatkan pentingnya menjaga kejujuran di tengah maraknya disinformasi di era digital. Ia menyebut masyarakat saat ini menghadapi tantangan besar akibat fenomena post-truth, di mana kebenaran kerap tertutupi oleh kepalsuan.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya tabayun, silaturahmi, dan kejernihan berpikir agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.

Said menambahkan, tradisi halalbihalal yang digagas tokoh NU KH Abdul Wahab Hasbullah bersama Soekarno merupakan contoh kearifan para pendiri bangsa dalam merawat persatuan di tengah konflik politik.

“Halalbihalal adalah ruang menjahit persaudaraan, menghapus ego, dan membangun kejujuran. Tradisi ini harus terus kita jaga,” ujarnya.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan akan tetap konsisten menjaga nilai-nilai persatuan, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat dalam setiap langkah politiknya.

Acara halalbihalal yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri pengurus partai dari tingkat DPD hingga DPC, serta sejumlah kepala daerah yang berasal dari kader PDI Perjuangan, dan Fraksi PDIP dari DPR RI, DPRD Jawa Timur, dan DPRD tingkat Kabupaten/Kota. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...