Selasa
21 Juli 2026 | 4 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Lumajang Cairkan Apatis Gen Z untuk Berpartai

DSC09069_copy_900x600

SURABAYA – Upaya meningkatkan partisipasi generasi muda dalam politik terus dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah melalui forum informal bertajuk “ngopi bareng”, yang mampu mencairkan stigma dan ketakutan kalangan generasi Z terhadap dunia politik dan partai.

Ketua DPC PDI Perjuangan Lumajang, Solikin, mengungkapkan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PDI Perjuangan serta Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur untuk memperkuat regenerasi kader melalui keterlibatan generasi muda.

“Semangat kami jelas, sesuai arahan Ibu Ketua Umum dan Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, yakni melakukan regenerasi dengan meningkatkan partisipasi generasi muda. Namun di lapangan memang tidak mudah,” ungkapnya di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Sabtu (11/04/2026).

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi dalam menarik minat generasi Z untuk bergabung dengan partai politik. Salah satunya adalah sikap apatis terhadap politik yang masih cukup kuat di kalangan anak muda.

“Banyak dari mereka yang apatis terhadap politik. Ada juga yang merasa malu jika menjadi bagian dari partai politik. Bahkan tidak sedikit yang beranggapan bahwa berpartai itu tidak memberikan manfaat secara ekonomi, seperti tidak adanya gaji,” terangnya.

Berangkat dari realitas tersebut, DPC PDI Perjuangan Lumajang memilih pendekatan yang lebih santai dan komunikatif. Forum “ngopi bareng” dijadikan ruang dialog terbuka antara pengurus partai dan generasi muda, tanpa sekat formalitas yang kerap menjadi penghalang.

“Karena itu, kami menyelesaikannya dengan cara berdiskusi santai. Kami buka obrolan bersama tentang politik, menggunakan bahasa yang ringan, tidak kaku, dan yang paling penting kami menerima seluruh aspirasi mereka,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan ini terbukti mampu mengubah persepsi generasi muda terhadap partai politik. Dengan suasana yang lebih cair, mereka merasa lebih nyaman untuk menyampaikan pandangan, bahkan kritik, tanpa merasa dihakimi.

“Dari situ mereka mulai memahami bahwa politik itu bukan sesuatu yang harus ditakuti atau dijauhi. Justru melalui partai politik, mereka bisa menyalurkan gagasan dan berkontribusi bagi masyarakat,” tambahnya.

Hasil dari pendekatan tersebut mulai terlihat dalam penyusunan kepengurusan baru di tingkat Pengurus Anak Cabang (PAC). Keterlibatan generasi Z meningkat signifikan, menandai keberhasilan strategi komunikasi yang lebih inklusif dan adaptif.

“Alhamdulillah, dalam kepengurusan baru PAC kami, banyak generasi Z yang sudah terlibat. Ini menjadi bukti bahwa jika didekati dengan cara yang tepat, mereka sebenarnya memiliki minat dan kepedulian terhadap politik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Solikin menilai bahwa kehadiran generasi muda dalam struktur partai tidak hanya penting untuk regenerasi, tetapi juga sebagai energi baru dalam menghadapi tantangan politik ke depan, terutama di era digital yang menuntut adaptasi cepat.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita membuka ruang dialog yang setara. Generasi muda ingin didengar, bukan hanya diarahkan. Jika itu bisa kita lakukan, maka kepercayaan mereka terhadap partai akan tumbuh dengan sendirinya,” pungkasnya.(yols/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...