SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sampang menegaskan komitmennya untuk gas pol memperkuat struktur partai hingga ke lini Ranting.
Hal tersebut disampaikan Ketua DPC Sampang, Iwan Effendi, pasca-Musancab penentuan pengurus PAC bersama DPD PDI Perjuangan Jatim, pada Jumat (10/4/2026).
Menurut dia, dari 14 kecamatan akan difokuskan kerja-kerja kepartaian hingga ke Ranting sebagai ujung tombak perjuangan Partai di tingkat bawah.
“Walaupun nanti kalau dimungkinkan untuk Anak Ranting, tapi kami fokus kepada Ranting ya sebagai tombak di desa gitu ya,” ujarnya usai Musancab di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim.
Dia menjelaskan bahwa langkah ini merupakan modal awal. Dengan struktur yang semakin solid, pihaknya makin optimis untuk Kontestasi Pemilu 2029.
Terlebih, jajaran pengurus PAC yang baru lebih beragam. Tak hanya memenuhi kuota keterwakilan anak muda di bawah usia 35 tahun dan para kader perempuan, tapi juga merangkul pengurus dari lintas agama.
Iwan menegaskan, keterwakilan lintas agama adalah bentuk komitmen partai untuk menjadi rumah kebangsaan bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa memandang perbedaan agama.
“Saya yakin ini mungkin PDI Perjuangan yang pertama di Madura memasukkan pengurusan non-muslim gitu kan. Nah, memang sesuai dengan komitmen kita bahwa PDI merupakan rumah kebangsaan untuk Indonesia Raya,” jelasnya.
Selain menargetkan kenaikan jumlah kursi di parlemen, Iwan menegaskan bahwa pihaknya juga mengupayakan agar Kepala Daerah Sampang berasal dari PDI Perjuangan.
“Minimal naiklah kursi ya. Kalau dimungkinkan, ya bisalah Sampang bisa minimal wakil bupati atau bupati dari PDI Perjuangan ke depan,” tuturnya.
“Alhamdulillah untuk saat ini sudah bisa diterima tentunya dukungan dari Buya Said Abdullah. Hanya PDI perjuangan yang bagi-bagi sembako, makan siang gratis gitu, sehingga banyak teman-teman, anak-anak muda mau bergabung dengan PDI,” tandasnya. (nia/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













