Senin
19 Oktober 2026 | 6 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

LP2B Jadi Prioritas, DPRD Madiun Kebut Pembahasan Raperda

pdip jatim 260409 fery s

MADIUN – DPRD Kabupaten Madiun menempatkan revisi Peraturan Daerah tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) sebagai prioritas utama dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun 2026.

Komitmen tersebut ditegaskan Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, saat memimpin rapat koordinasi antara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan pemerintah daerah di gedung DPRD, Rabu (8/4/2026).

Menurut Fery, revisi Perda LP2B menjadi krusial dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menyesuaikan kebijakan tata ruang wilayah di tengah dinamika pembangunan. “Regulasi ini penting untuk melindungi lahan pertanian produktif, sekaligus memberi kepastian arah pembangunan daerah,” tegasnya.

DPRD juga memastikan pemutakhiran data Lahan Baku Sawah (LBS) dilakukan secara akurat sesuai mandat nasional, tanpa mengabaikan kebutuhan pembangunan strategis daerah.
Selain LP2B, DPRD Kabupaten Madiun juga mempercepat pembahasan tiga Raperda lainnya yang masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun ini.

Ketiganya meliputi revisi Perda Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK), revisi Perda Desa terkait Pilkades serentak 2027, serta Raperda Dana Cadangan Pilkada.

Fery menegaskan, percepatan legislasi bukan sekadar agenda formal, melainkan instrumen penting untuk memastikan pembangunan berjalan efektif dan memiliki kepastian hukum.

“Kami berkomitmen mengawal Raperda strategis agar benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Prosesnya harus cepat, tetapi tetap berkualitas,” ujarnya.

Pada sektor birokrasi, revisi Perda SOTK diarahkan untuk mendorong efisiensi dan penguatan pelayanan publik. DPRD mengusung konsep “miskin struktur, kaya fungsi” agar organisasi perangkat daerah lebih ramping namun tetap optimal.

Sementara itu, regulasi terkait desa dan pemilu disiapkan untuk memastikan kesiapan demokrasi di tingkat lokal. DPRD menilai perencanaan regulasi dan anggaran harus dilakukan sejak dini agar tidak mengganggu program pembangunan.

“Perencanaan yang matang adalah kunci. Jangan sampai agenda demokrasi justru menghambat program kerakyatan,” kata Fery.

DPRD Kabupaten Madiun menegaskan akan mengawal ketat seluruh Raperda prioritas tersebut agar segera disahkan dan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...