BLITAR – Bupati Blitar, Rijanto, menargetkan Kejuaraan Karate Piala Bupati Blitar 2026 menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet unggulan yang mampu bersaing di level lebih tinggi.
Komitmen itu disampaikan Rijanto saat membuka kejuaraan yang digelar di Gedung Serbaguna Pemkab Blitar, Sabtu (4/4/2026). Ajang ini diikuti atlet dari berbagai perguruan karate se-Kabupaten Blitar dan berlangsung selama dua hari, 4–5 April 2026.
Menurut Rijanto, kejuaraan ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi bagian dari strategi pembinaan dan penjaringan bibit atlet sejak dini.
“Kejuaraan ini harus menjadi titik awal lahirnya atlet-atlet unggulan dari Kabupaten Blitar yang mampu bersaing di level lebih tinggi,” tegasnya.

Ia menekankan, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan agar mampu menghasilkan prestasi optimal. Karena itu, peran semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, KONI, hingga perguruan karate, menjadi krusial dalam menciptakan ekosistem olahraga yang kuat.
Rijanto juga menegaskan pentingnya sinergi sebagai kunci utama kemajuan olahraga daerah. Dengan kolaborasi yang solid, ia optimistis Kabupaten Blitar mampu mencetak atlet berprestasi di tingkat regional hingga nasional.
Selain mengejar prestasi, ia berharap kejuaraan ini juga menjadi momentum menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan semangat kompetitif bagi generasi muda.
“Menang atau kalah itu biasa, yang utama adalah menjunjung tinggi sportivitas,” pesan politisi PDI Perjuangan tersebut. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










