Senin
20 Juli 2026 | 10 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Rijanto: Pembangunan Kota Blitar Tak Boleh Kehilangan Ruh Kepahlawanan

pdip jatim 260401 bupati dan wali kota blitar 2

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh kehilangan pijakan sejarah dan nilai kepahlawanan, saat menghadiri Upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar di halaman Kantor Wali Kota Blitar, Rabu (1/4/2026).

Dalam momentum tersebut, Rijanto tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga membawa pesan kuat tentang arah pembangunan Blitar ke depan.

Ia menilai, peringatan hari jadi harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni, melainkan sebagai ruang refleksi untuk memastikan pembangunan tetap berada di jalur yang tepat.

Menurutnya, transformasi menuju kota masa depan tidak cukup hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Lebih dari itu, dibutuhkan fondasi nilai yang mampu menjaga karakter dan identitas daerah.

“Nilai-nilai kepahlawanan yang melekat dalam sejarah Kota Blitar harus terus dijaga dan dihidupkan dalam setiap proses pembangunan. Jangan sampai transformasi justru menjauhkan kita dari jati diri dan semangat perjuangan para pendahulu,” tegas Rijanto.

Ia mengingatkan, tanpa pijakan nilai yang kuat, pembangunan berisiko kehilangan arah dan makna. Karena itu, semangat kepahlawanan dinilai harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan dan program pemerintah.

Di sisi lain, politisi PDI Perjuangan ini tetap menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menjawab tantangan global. Pemerintah daerah, kata dia, dituntut adaptif serta mampu melahirkan kebijakan yang progresif, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Tak kalah penting, ia juga menyoroti perlunya kolaborasi lintas sektor sebagai penggerak utama pembangunan. Dengan sinergi yang solid, ia optimistis Kota Blitar mampu mempercepat transformasi menjadi daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing tinggi.

Momentum Hari Jadi Kota Blitar ke-120 ini, lanjutnya, harus menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama—bahwa kemajuan tidak boleh mengorbankan nilai-nilai luhur yang telah menjadi warisan sejarah.

“Semangat transformasi harus diiringi kerja nyata dan keberpihakan kepada masyarakat. Di situlah pembangunan menemukan maknanya,” pungkasnya. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...
RUANG MERAH

Tak Ada Tarian Tango di Grahadi

Oleh Diana Sasa* RENCANA saya sederhana: nobar di warkop. Di Magetan. Bareng warga. Gagal. Senin pagi ini ada ...
SEMENTARA ITU...

Novita Hardini: Nobar Final Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak UMKM Trenggalek

Novita Hardini menilai nobar final Piala Dunia 2026 di Pasar Pon Trenggalek tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, ...
KRONIK

Diana Sasa Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Tekuk Spanyol 2-1

Diana Sasa memprediksi Argentina mengalahkan Spanyol 2-1 pada final Piala Dunia 2026. Menurutnya, pengalaman dan ...
LEGISLATIF

Suyatno Sosialisasi Perda Desa Wisata, Dorong Karang Taruna Panekan Optimalkan Potensi Daerah

MAGETAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Suyatno, menggelar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...