Senin
01 Juni 2026 | 2 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reuni Pandegiling, Menyambung Silaturahmi dan Semangat Perjuangan

pdip jatim 260329 alumni pandegiling 1

SURABAYA — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai Reuni 30 Tahun Alumni Pandegiling yang dirangkai dengan halal bihalal di Graha Widya Untag Surabaya, Minggu (29/3/2026).

Pertemuan ini menjadi momen istimewa bagi para aktivis dan alumni yang pernah bersama dalam dinamika gerakan pada era 1990-an menjelang reformasi.

Setelah tiga dekade, mereka kembali dipertemukan dalam suasana yang lebih tenang, namun tetap menyimpan semangat yang sama.

Ketua panitia, Baktiono, menyebut reuni ini bukan sekadar ajang temu kangen, tetapi juga ruang untuk mengenang perjalanan bersama dalam memperjuangkan demokrasi.

“Dulu kami datang dari berbagai latar belakang, banyak yang belum saling mengenal. Tapi karena tujuan yang sama, kami menjadi seperti saudara,” ujarnya.

Ia mengenang, Jalan Pandegiling No. 223 pernah menjadi titik temu para aktivis muda. Di tempat sederhana itu, gagasan perubahan dirumuskan, diskusi digelar, hingga langkah-langkah perjuangan disusun—di tengah situasi yang tidak selalu mudah bagi kebebasan berpendapat.

Kini, kenangan itu kembali dihidupkan. Alumni dari berbagai daerah di Jawa Timur—mulai Ponorogo, Banyuwangi, Madura, Malang, hingga Jombang—hadir dan saling menyapa.

Sebagian lainnya memang tak bisa hadir, namun tetap menitipkan salam, menjadi bagian dari ikatan yang tak lekang waktu.

Baktiono berharap, pertemuan ini tidak berhenti sebagai nostalgia semata, tetapi juga menjadi ruang untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan kepada generasi berikutnya.

“Semangat itu dulu kami jalani tanpa pamrih. Harapannya bisa terus hidup dan menginspirasi,” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya tersebut.

Hal senada disampaikan Armuji, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut reuni ini sekaligus menjadi momentum halal bihalal, memanfaatkan suasana bulan Syawal untuk saling mempererat silaturahmi.

Menurutnya, Posko Pandegiling dahulu bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang pergerakan yang menyatukan para aktivis dalam menyuarakan perubahan.

“Ini kenangan yang akhirnya bisa kita refleksikan kembali. Teman-teman dari berbagai kota hadir, dan semangat itu masih terasa,” ujar Wakil Wali Kota Surabaya tersebut.

Di tengah suasana penuh canda dan cerita, reuni ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang tidak pernah benar-benar usai.

Ia hanya berganti bentuk—dari perjuangan di jalanan, menjadi kebersamaan yang terus dirawat dalam ingatan dan nilai. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Upacara Harlah Pancasila, Kader Banteng Kota Madiun Diingatkan Tidak Melupakan Sejarah

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, ...
KABAR CABANG

Harlah Pancasila, DPC Sidoarjo Gelar Upacara Bendera dan Beri Penghargaan kepada Penanam Bibit Sukun

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar upacara bendera di kantor sekretariat, Jl Jati ...
HEADLINE

Upacara Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Pesan Persatuan Bung Karno

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak kader menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam ...
EKSEKUTIF

HUT Surabaya ke-733, Armuji Paparkan Capaian dan Tantangan Pembangunan Kota

SURABAYA – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya Armuji mengakui pembangunan Kota Surabaya belum sepenuhnya ...
RUANG MERAH

Pancasila dan Jalan Pulang Bangsa Indonesia

Oleh Nur Hakim SETIAP 1 Juni, kita ramai-ramai merayakan Hari Lahir Pancasila. Trending di media sosial, upacara ...
KABAR CABANG

Pelantikan PAC Se-Tuban, Didik Prasetiyono Ingatkan Tekad Menang Pemilu untuk Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

TUBAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur resmi melantik 206 Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 20 ...