SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur sekaligus pemilik Fathimah International Elementary School (FIES) Sumenep, MH Said Abdullah, menggagas program ternak ayam bersama wali murid.
“Bapak ibu telah memberikan kepercayaan kepada kami. Kami punya kewajiban mengantarkan putra-putri kita menggapai cita-citanya,” ujar Said di hadapan ratusan wali murid FIES Sumenep.
Hal itu disampaikan Said saat Halal Bihalal sekaligus penandatanganan kerja sama program ternak ayam bersama wali murid, pada Selasa (24/3), di Gedung Auditorium Abdullah Syeichan Baghraf. Hal itu menjadi langkah awal pemberdayaan ekonomi berbasis sekolah.
Menurut Said, program tersebut bertujuan memperkuat rasa memiliki antara wali murid dan sekolah. Dia menegaskan, orang tua dan siswa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keluarga besar FIES.
Dia juga mengungkapkan, komitmen FIES sebagai sekolah internasional yang tidak memungut biaya pendidikan. Langkah ini, tambah dia, dilakukan untuk memastikan seluruh anak di Sumenep mendapatkan akses pendidikan yang layak dengan kemampuan yang memadai.
Saat ini, FIES tengah membangun 18 ruang kelas baru untuk jenjang SD serta menyiapkan pembangunan gedung SMP. Hal itu dilakukan seiring meningkatnya minat masyarakat.
“Kami ingin siswa FIES memiliki bekal pengetahuan yang kuat dan mampu berdikari, bahkan melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri,” terang anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI itu.
Sementara itu, Penasehat Komite FIES Sumenep, Abrari, M.Psi, menambahkan bahwa dalam program tersebut, setiap wali murid menerima bantuan modal sebesar Rp600 ribu untuk membeli satu ayam jantan dan tiga ayam betina sebagai bibit awal.
Kerja sama ini berlaku selama siswa masih menempuh pendidikan di FIES. Para wali murid juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen menjalankan program secara berkelanjutan.
“Setiap enam bulan, wali murid wajib menyetorkan satu ekor anak ayam ke sekolah,” ujar pria yang menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sumenep itu. (hzm/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS












