Sabtu
29 Agustus 2026 | 7 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hujan, Senyum, dan Takjil: Kisah Beldex Pioneer Berbagi Ramadan di Pasar Turi

pdip jatim 260315 beldex berbagi takjil 1

SURABAYA – Hujan turun menjelang waktu berbuka puasa di Kota Surabaya, Minggu sore (15/3/2026). Jalanan di depan Stasiun Pasar Turi yang biasanya dipenuhi kendaraan tetap ramai dilalui pengendara yang berpacu dengan waktu menuju azan Magrib.

Di tengah rintik hujan itu, sekelompok relawan berdiri di tepi Jalan Semarang.

Sebagian mengenakan jas hujan, sebagian lainnya berpayung. Dengan senyum yang tak lepas dari wajah mereka, relawan Tim Beldex Pioneer membagikan paket takjil kepada para pengendara yang melintas.

Satu per satu kendaraan memperlambat laju. Ada yang menepi sejenak, ada pula yang sekadar meraih paket takjil dari tangan relawan.

“Monggo mas,” ujar seorang relawan sambil menyodorkan dua paket takjil kepada pengendara yang berboncengan.

Pengendara itu menerima dengan wajah sumringah. Saat melintas di depan Tri Didik Adiono—yang akrab disapa Didik Beldex—ia menyempatkan diri mengucapkan terima kasih.

“Suwun Cak Didik,” ucapnya.

Didik yang berdiri di pinggir jalan membalas dengan acungan jempol. Bagi pembina Tim Beldex Pioneer itu, momen kecil seperti itu menjadi bagian dari kebahagiaan Ramadan.

Menurut Didik, kegiatan berbagi takjil tersebut sudah menjadi agenda rutin yang digelar setiap pekan selama bulan Ramadan.

“Alhamdulillah, meski kondisi hujan, Tim Beldex Pioneer tetap bersemangat membagikan takjil hingga habis,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya itu.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut ditujukan untuk membantu para pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

“Ini sudah menjadi rutinitas Tim Beldex Pioneer. Hujan tidak menjadi penghalang bagi kami untuk sedikit meringankan warga yang masih berada di jalan saat waktu berbuka,” katanya.

Tak butuh waktu lama. Dalam kurang dari satu jam, 250 paket takjil yang disiapkan relawan habis terbagi kepada para pengendara.

Menjelang azan Magrib, kegiatan berbagi itu pun selesai. Para relawan perlahan meninggalkan lokasi, sementara kendaraan kembali mengalir di ruas jalan yang mulai dipenuhi lampu-lampu kota.

Di tengah hujan yang masih mengguyur Surabaya sore itu, aksi sederhana tersebut menyisakan kehangatan Ramadan—bahwa di balik derasnya hujan dan padatnya jalanan kota, selalu ada ruang untuk berbagi dan menebar kebaikan. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Ajak Generasi Muda Terlibat Kelola Sampah

SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan terus melakukan sosialisasi dan mengajak berbagai elemen ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Salurkan 15.000 Liter Air Bersih ke Senori, Minta Pemkab Tak Lambat Respon Kekeringan

TUBAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menerjunkan tim Badan Penanggulangan Bencana ...
KRONIK

Posko Baguna Berbagi Ratusan Kotak Makanan untuk Muktamirin dan Warga

JOMBANG – Ratusan kotak makanan dan minuman dibagikan relawan Posko Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI ...
KRONIK

Warga Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

GRESIK – Kepedulian Kabupaten Gresik terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) diwujudkan dengan ...
KRONIK

Sunyoto Gelar Reses di Badegan, Warga Usul Infrastruktur Jalan dan Talud Jadi Prioritas Utama

PONOROGO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Ponorogo, Sunyoto, menggelar reses di kediamannya, Desa ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Pastikan Pilkades Jember 2027 Gratis bagi Calon

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember memastikan calon kepala desa tidak dibebani biaya dalam Pemilihan Kepala ...