Kamis
16 April 2026 | 4 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC PDIP Kota Madiun Larang Kader Ikut Pengelolaan MBG, Siap Beri Sanksi Tanpa Kompromi

pdip jatim 260303 inda 2

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menegaskan komitmennya menjaga integritas kader terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seluruh kader, termasuk anggota legislatif, dipastikan tidak terlibat dalam pengelolaan program tersebut, baik secara langsung maupun melalui pihak lain.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri, menyatakan empat anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan di Kota Madiun tidak memiliki keterkaitan dengan MBG dalam bentuk apa pun.

“Di Kota Madiun, empat anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan tidak ada yang bersinggungan dengan MBG,” tegas Inda usai kegiatan pembagian takjil, Minggu (1/3/2026).

Penegasan tersebut, lanjutnya, merujuk pada instruksi resmi dari DPP PDI Perjuangan yang melarang keras seluruh kader memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan pribadi. Larangan itu mencakup keuntungan finansial maupun material, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Inda juga meluruskan spekulasi yang sempat mengaitkan namanya dengan sejumlah kegiatan MBG. Ia mengakui pernah hadir dalam beberapa agenda, namun sebatas memenuhi undangan sebagai motivator bagi para pekerja.

“Saya datang hanya untuk memberi semangat dan mengingatkan agar pekerjaan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Tidak ada kaitannya dengan kepemilikan, pengelolaan, ataupun yayasan,” ujarnya.

Ia menegaskan, partai tidak akan memberi ruang bagi kader yang mencoba mengambil keuntungan dari program yang menyasar kepentingan publik tersebut. Struktur partai telah menyiapkan mekanisme pengawasan dan sanksi berjenjang bagi pelanggaran yang terbukti.

“Sanksinya jelas dan tegas, mulai dari peringatan hingga pemberhentian atau pemecatan dari keanggotaan partai,” tandasnya.

Menanggapi polemik yang berkembang di masyarakat, Inda menilai dinamika tersebut lebih banyak dipicu persoalan teknis di lapangan. Karena itu, ia berharap pelaksanaan program berjalan lebih tertib dan akuntabel agar tidak memicu kecurigaan publik.

“Jika ada keluhan masyarakat dan itu memang tidak sesuai harapan rakyat, PDI Perjuangan akan berdiri di sisi rakyat. Program yang baik harus dijalankan dengan tata kelola yang baik,” pungkasnya.

Dengan klarifikasi ini, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun berharap ruang spekulasi dapat dihentikan, sekaligus menegaskan posisi partai yang mengedepankan disiplin kader dan kepentingan masyarakat di atas segalanya. (ahm/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...
KABAR CABANG

Musancab PDI Perjuangan Kota Blitar Targetkan Kemenangan Pilkada

PDIP Kota Blitar menargetkan merebut kursi wali kota dengan memperkuat PAC sebagai ujung tombak konsolidasi hingga ...