KABUPATEN PASURUAN – Suasana penuh kehangatan mewarnai Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Pandaan, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu (28/2/2026) sore.
Komisi Antar Umat Beragama GKJW Pandaan menginisiasi kegiatan pembagian takjil dan buka puasa bersama sebagai simbol nyata harmonisasi antar-pemeluk agama di wilayah tersebut.
Acara ini dihadiri oleh jajaran tokoh lintas agama, perwakilan Pondok Pesantren Ngalah Purwosari, organisasi kemahasiswaan, serta lembaga pendidikan. Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, yang memberikan dukungan langsung terhadap upaya penguatan moderasi beragama ini.
Dalam sambutannya, Pendeta Hutomo Surjo Widodo menekankan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk menjalin persaudaraan. Ia mengajak seluruh jemaat dan tamu undangan untuk terus memupuk sikap saling menghormati.
“Kita harus terus mengembangkan hidup saling menghormati satu sama lain. Hidup rukun dan tolong-menolong adalah kunci kekuatan kita bersama,” ujar Pendeta Hutomo.
Senada dengan hal tersebut, perwakilan tokoh agama dari Pondok Pesantren Ngalah, Dr. Saifullah, menegaskan bahwa keberagaman di Indonesia akan menjadi sebuah keindahan jika dikelola dengan kerukunan. Menurutnya, perbedaan merupakan keniscayaan yang harus disyukuri.
“Kunci hidup indah adalah rukun. Perbedaan-perbedaan ini justru terlihat indah jika kita semua rukun,” tegas Dr. Saifullah di hadapan para peserta.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang diambil oleh pihak gereja. Ia menitipkan pesan khusus bagi generasi muda agar menjadikan nilai toleransi sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari.
“Yang paling penting melalui kegiatan ini, dan ini pesan saya kepada anak muda, adalah bagaimana kita merajut dan membudayakan kebersamaan serta toleransi yang hari ini telah diprakarsai oleh GKJW Pandaan,” tutur Zaini.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama, mencerminkan wajah Kabupaten Pasuruan yang damai dan inklusif di tengah keberagaman.(mdf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













