Selasa
27 Oktober 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerakan Jumat Naik Angkutan Umum, Bupati Ipuk Pilih Becak Listrik ke Kantor

PDIP-Jatim-Ipuk-Fiestiandani-14022026

BANYUWANGI – Gerakan menggunakan transportasi umum dan ojek online tiap Jumat konsisten dilakukan karyawan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pun berangkat kerja tanpa kendaraan dinas.

Seperti pekan-pekan sebelumnya, Ipuk berangkat dari rumah menuju Kantor Pemkab menggunakan moda transportasi publik. Jika sebelumnya sempat naik angkot dan ojek online, kali ini ia memilih becak listrik.

“Nyaman juga naik becak listrik ini, tahu-tahu sudah sampai kantor,” ujar Ipuk sambil tersenyum, Jumat (13/2/2026).

Ipuk menyampaikan, naik transportasi umum setiap Jumat merupakan kebijakan rutin yang berlaku bagi seluruh pegawai pemkab.

“Ini gerakan rutin setiap Jumat dan akan terus berlanjut. Seluruh karyawan pemkab berangkat dan pulang kerja menggunakan transportasi publik, baik angkutan umum maupun ojek online,” kata Ipuk.

Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu cara mendorong peningkatan pendapatan para sopir angkutan umum sekaligus mengurangi polusi.

“Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari dukungan kita agar transportasi umum semakin berdaya,” imbuh Wakabid DPD PDI Perjuangan Jatim itu.

Dalam kesempatan itu, Ipuk juga membagikan helm kepada sejumlah pengemudi sebagai bentuk perhatian terhadap keselamatan berkendara.

Salah satu pengemudi ojek online asal Kecamatan Licin, Ambon, mengaku bersyukur atas program tersebut. Sehingga bisa menambah pendapatan mereka.

“Di sini kami bersama dengan transportasi lain mendukung program Pemkab Banyuwangi,” kata dia.

Ambon juga bersyukur dengan pertumbuhan pariwisata Banyuwangi. Dampaknya, ia kerap menerima penumpang dari wisatawan asing. Meski begitu, pengemudi juga dituntut mampu beradaptasi, termasuk berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.

“Beruntungnya saya bisa bahasa Inggris sedikit-sedikit. Karena tamu yang saya antar itu ada dari Australia dan Selandia Baru,” katanya.

Ia berharap ke depan ada pendampingan atau pelatihan bahasa bagi para pengemudi, sehingga mereka bisa semakin menguasainya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Ina Ammania Ingatkan Guru Madrasah, AI Tak Bisa Gantikan Keteladanan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan guru madrasah agar tidak menyerahkan proses ...
SEMENTARA ITU...

Ski Air Ngawi Bidik 10 Emas di Popda Jatim XV 2026, Total Target 20 Medali

NGAWI – Cabang olahraga (cabor) ski air Kabupaten Ngawi membidik 20 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...
MILANGKORI

Mbah Jenggot, Penjaga Langen Tayub Tuban yang Bertahan di Antara Panggung dan Perjuangan Hidup

Sejak 2001, Suparminto setia menjadi cucuk lampah seni Langen Tayub. Ketika tanggapan ramai, ada penghasilan untuk ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...