SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi, memimpin upacara penghormatan terakhir bagi Ketua DPRD Surabaya, Dominikus Adi Sutarwijono, di Gedung DPRD setempat, Kamis (12/2/2026) siang.
Jenazah tiba di gedung dewan pukul 13.22 WIB dan disambut jajaran pimpinan serta anggota DPRD, pejabat Pemerintah Kota Surabaya, dan berbagai elemen masyarakat. Prosesi diawali pembacaan riwayat hidup almarhum, dilanjutkan sambutan pimpinan DPRD.
Dalam sambutannya, Eri menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas sosok yang ia anggap sebagai sahabat sekaligus saudara.
“Selamat jalan sahabatku, selamat jalan saudaraku, selamat jalan guruku. Semoga kita semua terus mendoakan beliau dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan,” ucap Eri.
Ia mengenang almarhum sebagai pemimpin yang tetap menjalankan tugas hingga akhir hayat, meski kondisi kesehatannya menurun sejak September 2025.
“Beliau sudah sakit sejak September, tetapi tidak dirasakan. Bahkan masih memimpin rapat paripurna. Sampai paripurna terakhir di bulan November, beliau tetap hadir tanpa pernah mengeluh,” ungkapnya.

Menurut Eri, dedikasi tersebut mencerminkan tanggung jawab dan kecintaan almarhum terhadap Kota Surabaya.
“Inilah dedikasi luar biasa. Beliau berjuang untuk Surabaya hingga tutup usia,” tegasnya.
Sementara itu, istri almarhum, Lusia Yektihandayani, menyampaikan terima kasih kepada jajaran PDI Perjuangan, DPRD, Pemerintah Kota Surabaya, serta masyarakat yang telah memberikan penghormatan.
“Mewakili almarhum, kami mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan, khususnya Ibu Megawati Soekarnoputri, yang telah memberi kesempatan beliau mengabdi untuk Kota Surabaya,” ujarnya.
Upacara penghormatan berlangsung khidmat. Karangan bunga memenuhi halaman gedung dewan, sementara doa-doa dipanjatkan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum.
Usai prosesi, jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di TPU Keputih, Surabaya, diiringi kolega dan pelayat. (yols/gio/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










