Jumat
17 April 2026 | 4 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPC Bojonegoro Tuntaskan Penjaringan Calon Ketua PAC di Semua Dapil

IMG-20260208-WA0016_copy_498x341

BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro secara resmi mengakhiri tahapan penjaringan nama calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) untuk periode lima tahun ke depan.

Proses yang berlangsung selama beberapa hari tersebut ditutup pada Sabtu (7/2/2026) dengan hasil kondusif dan sesuai mekanisme organisasi.

Penutupan rangkaian penjaringan dipusatkan di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Kapas, Sumberrejo, Balen, dan Sukosewu, serta Dapil III yang mencakup Baureno, Kepohbaru, dan Kanor.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Bambang Sutriyono, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian dari penguatan struktur partai di tingkat kecamatan. Selain sebagai bentuk penyegaran organisasi, penjaringan ini dimaksudkan sebagai ruang evaluasi bagi seluruh kader dalam berkiprah di dunia politik.

“Kegiatan ini adalah agenda lima tahunan sebagai proses evaluasi kinerja serta penyegaran struktur. Kami ingin kader memiliki karakter kuat dalam memegang teguh visi dan misi partai,” ujar Bambang.

Mekanisme Partai
Bambang menambahkan, seluruh nama yang muncul dalam proses penjaringan dilakukan secara terbuka dan transparan. Setelah seluruh data terkumpul, DPC akan segera menggelar rapat pleno untuk membahas hasil penjaringan tersebut sebelum dikirimkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur.

Ia juga menekankan pentingnya kedewasaan berpolitik bagi para kader. Mengingat keputusan akhir berada di tangan pengurus tingkat provinsi, para calon diminta untuk menghormati apa pun hasil yang diputuskan nantinya.

“Kami selalu mengingatkan para kader yang terjaring bahwa kewenangan (penetapan) ada di tangan DPD. Saya harap semua bisa legowo,” lanjutnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Bojonegoro, Doni Bayu Setiawan, memastikan bahwa seluruh tahapan yang telah dilalui berjalan sesuai dengan koridor aturan partai tanpa kendala teknis yang berarti.

Data Penjaringan
Berdasarkan data yang dihimpun, partisipasi kader dalam penjaringan di dua dapil terakhir tergolong tinggi. Di Dapil II, tercatat sebanyak 56 nama terjaring yang tersebar di Kecamatan Kapas (11 calon), Sukosewu (9 calon), Balen (10 calon), dan Sumberrejo (17 calon).

Sementara itu, di Dapil III, total terdapat 87 nama calon yang masuk dalam bursa penjaringan. Angka tersebut berasal dari Kecamatan Kanor (23 calon), Baureno (27 calon), dan Kepohbaru (27 calon).

Seluruh data ini akan segera diproses secara administratif melalui berita acara resmi untuk kemudian ditindaklanjuti oleh pengurus tingkat lebih tinggi guna menentukan nakhoda baru di tingkat kecamatan.(dian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...